Mustawan,S.Pt : Ada Rp.17 milyar Dana Pokir Yang Masuk Lewat Disnak Lotim

banner post atas

Sinar5news.com – Selong – Kepala Bidang Peternakan Dinas Peternakan Kabupaten Lombok Timur Mustawan,S.Pt menyampaikan bahwa program kerja ditahun 2020 ini mengelola anggaran Pokir(Pokok Pikiran) dari Dewan, sebesar Rp.17 milyar. Hal itu disampaikan kepada wartawan diruang kerjanya. Senin(17/02/2020).

“Peruntukan dana ini untuk pendistribusian ternak kepada masyarakat diantaranya berupa sapi excotic, sapi bibit, sapi bakalan, sapi indukan, ayam petelur,ayam,itik, kandang, kambing, domba, kuda dan komoditi lainnya,” Ungkap Mustawang.

Ia juga menambahkan sasaran pendistribusian paket tersebut adalah 125 kelompok dari kelompok yang merupakan konstituen dari anggota Dewan tersebut. Dan target penyalurannya paling telat bulan oktober mendatang dan tahapan pada triwulan ini adalah dalam tahap perivikasi kelompok.

Iklan

“Tahapan kita saat ini adalah tahap perivikasi kelompok,kita melakukan kunjungan langsung ke kelompok calon penerima atau yang lebih dikenal dengan CPCL, perivikasi ini sangat penting untuk legitimasi kelompok itu betul-betul bisa dipertanggungjawabkan,” Terangnya.

Setelah perivikasi itu rampung kita lakukan terhadap kelompok calon penerima bantuan tersebut,maka itu langsung akan kita ajukan kepada Bupati untuk dibuatkan SK oleh Bupati.

“Kenapa di SK kan oleh Bupati karena sesuai dengan Permendagri No.11 bahwa memang untuk aspirasi Dewan harus di SK kan oleh Bupati. Setelah itu baru akan dilouncing kegiatannya sehingga saya prediksi di triwulan ke dua sudah bisa dimulai pendistribusiannya,” Terangnya.
Sedangkan terkait dengan besaran dana yang akan diterima oleh masing-masing kelompok sangat pariatif dan sangat bergantung kepada jenis ternak apa yang akan diperoleh oleh kelompok tersebut.
“Besaran dana sangat pariatif jadi nilai yang diajukan oleh kelompok tersebut juga pariatif dan kita tidak bisa menjelaskan riilnya,karena misalnya komoditas sapi eksotik dianggarkan 250 juta, jadi mungkin tergantung kebutuhan masyarakat dibawah,” Terangnya.

Menurut Mustawang dilihat dari proposal yang sudah masuk yang paling banyak dari sekian kecamatan yang ada di Lombok Timur yaitu kecamatan wanasaba, aikmel dan kecamatan pringgasela. Dan proposal yang masuk bukan hanya dari pokir tetapi juga banyak yang masuk dari luar pokir tersebut.

“Proposal yang masuk itu sangat banyak baik yang dari pokir atau luar pokir, dan persoalan kelompok mana yang akan dapat setelah diperivikasi itu sangat tergantung pada postur anggaran yang ada,” Pungkasnya.(Bul)