Merawat Silaturahmi dan Membuka Pintu Toleransi

Merawat Silaturahmi dan Membuka Pintu Toleransi

Sinar5news.com -Pada hari selasa, 15 Juli 2025, Ma’had al-Qur’an Fityanul Ulum kembali menerima kunjungan istimewa dari seorang tokoh atau pemuka agama Katolik bernama Romo Greg. Beliau merupakan teman dekat dari pimpinan Ma’had (TGM. Hasan Asy’ari), yang mana kunjungan beliau kali ini tentu menjadi momen yang sangat berharga, karena selain kedatangan beliau untuk silaturahmi, juga untuk memberikan edukasi kepada para santri, tentang pentingnya menanamkan dan memperkuat nilai-nilai pendidikan dan kemanusiaan, untuk kehidupan yang lebih baik.

Dalam penyampaiannya, Romo Greg memberikan beberapa pesan penting terkait dengan pendidikan dan kemanusiaan. Beliau menyampaikan bahwa ” Pendidikan seharusnya menjadi ruang terbuka yang membentuk manusia berbelas kasih dan cinta damai. Begitu juga dengan kemanusiaan, menjadi jembatan yang menyatukan kita, bukan malah memisahkan.” Ungkap beliau dihadapan para santri.

Selain itu, TGM. Hasan Asy’ari juga menyampaikan bahwa, nilai toleransi dan juga keterbukaan telah lama menjadi bagian dari sejarah pondok pesantren kita di Lombok. Menurut penuturan beliau, Di masa Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid dulu, ada juga seorang dosen STKIP yang berasal dari Bali dan beragama Hindu, tetapi tetap diperlakukan baik dan diterima dengan hormat dalam lingkungan pendidikan pesantren. Ini menunjukkan bahwa islam yang kita anut adalah islam yang terbuka atau sering kita kenal dengan istilah islam wasatiyah.

Hal ini juga sejalan dengan pesan guru kita TGB. Dr. M. Zainul Majdi, M.A. yang selalu mengingatkan tentang pentingnya membangun jembatan silaturahmi dengan siapa pun, termasuk sahabat-sahabat lintas agama.

Lagi pula, islam sendiri kan juga mengajarkan kepada umatnya untuk selalu menjalin hubungan baik, hubungan harmonis dengan siapapun, termasuk non-Muslim, selama mereka tidak memusuhi atau memerangi Islam. Hal ini juga ada dalam sabda Rasulullah SAW :

إِنِّي جَارٌ لِمَنْ كَانَ مِنَ الْمُسْلِمِينَ وَغَيْرِهِمْ مِمَّنْ لَمْ يُحَارِبْنَا وَلَمْ يُعِينْ عَلَيْنَا
“Aku adalah pelindung bagi siapa pun yang dari kalangan Muslim maupun non-Muslim yang tidak memerangi kita dan tidak membantu musuh melawan kita.”
(HR. Abu Dawud)

Oleh karena itu, mari kita sama-sama merawat silaturahmi dan terus menjaga toleransi kita kepada siapapun, sebagaimana ajaran agama dan ajaran para guru-guru kita yang mulia.

Semoga berkah dan mendatangkan manfaat untuk kita semua.
Aamiin ya rabbal alamin.
Wallahu a’lam bishawab..
Penulis: istariadi

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA