Menkominfo Menganjurkan Masyarakat Untuk Mengunduh Aplikasi PeduliLindungi

banner post atas

Sinar5News.com – Jakarta – Menkominfo Johnny G Plate mengajak masyarakat untuk segera mengunduh aplikasi PeduliLindungi untuk melacak potensi penyebaran virus corona di lingkungan sekitar.

Ia menegaskan, aplikasi PeduliLindungi ini sangat aman digunakan masyarakat.

“Aplikasi ini aman digunakan, di-develop oleh putra-putri negeri sendiri dan bisa di-download Play Store atau App Store,” kata Johnny dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (18/4/2020).

Iklan

“Aplikasi ini kami pastikan berguna bagi masyarakat untuk mengetahui di lingkungannya apakah ada potensi pembawa virus corona atau tidak ?,” lanjutnya.

Masyarakat tidak perlu khawatir akan data yang dicantumkan ke aplikasi .Johnny megatakan, data-data pengguna di aplikasi PeduliLindungi telah dilindungi melalui keputusan menteri. Seluruh data pengguna akan dihapus ketika pandemi Covid-19 berakhir.

” Saya Telah menugaskan dan mewajibkan semua pihak yang mengelola aplikasi ini untuk melakukan pembersihan seluruh data nanti pada saat keadaan darurat kesehatan ini berakhir,” ucapnya.

Ia menyebutkan, hingga kini aplikasi PeduliLindungi telah diunduh 1.915.817 pengguna.

Johnny berharap angka ini terus bertambah. Menurut Johnny, dengan mengunduh aplikasi ini, masyarakat telah mempermudah tugas pemerintah dalam penanganan dan pengendalian Covid-19.

“Aplikasi ini bertujuan melindungi diri kita agar tidak tertular Covid-19. Dengan demikian kita akan mempermudah tugas pemerintah dan seluruh komponen bangsa untuk memutus mata rantai Covid-19,” kata Johnny.

Sabtu siang, pemerintah mengumumkan penambahan kasus positif Covid-19 baru sebanyak 325 orang. Dengan demikian, total pasien Covid-19 di Indonesia saat ini berjumlah 6.248 orang.

“Sampai hari ini ada 325 kasus baru, sehingga total 6.248 orang,” kata juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu 18 April 2020.

Pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh bertambah 24 orang setelah melalui dua kali pengetesan. Dengan demikian totalnya sebanyak 631 orang.

BACA JUGA  Pesan Keselamatan ketua Dewan Pertimbangan MUI

Sedangkan untuk Pasien yang dinyatakan meninggal pada hari ini bertambah 15 orang. Dengan demikian totalnya sebanyak 535 orang.

(SDK)