Mengenal Pesantren NW Al-Madjid Nurul Aini Serang-Banten

banner post atas

Pesantren Nahdlatul Wathan Al-Madjid Nurul Aini adalah salah satu pesantren Nahdlatul Wathan yang terletak di kampung kerasikan, kelurahan curug manis, kecamatan curug Serang – Banten Jawa Barat, yang telah diresmikan sejak 4 (empat) tahun yang lalu.

Semenjak diresmikan oleh kiyai H.M.Suhaidi pimpinan Pesantren NW Jakarta, disaksikan oleh PW DKI Jakarta H.Muslihan Habib, M.Ag dan para jamaah Nahdlatul Wathan pada tahun 2017 sampai sekarang, pesantren ini berjalan lancar dibawah asuhan Ust. M.Fatoni, sebagai pengurus harian dan pengajar tetap di Pesantren tersebut.

Iklan

Ust. M. Fatoni adalah orang yang sangat gigih dalam pengembangan agama Islam melalui pengkajian kitab kuning, oleh karena itu dalam mengelola Pesantren Nahdlatul Wathan Al-Madjid Nurul Aini beliu menggunakan sistem pendidikan salafi. Yaitu pendidikan yang terfokus pada pelajaran agama dan pengkajian kitab kuning/klasik.

Pesantren NW Al-Madjid Nurul Aini menampung sekitar 50 santriwan dan santriwati yang belajar setiap hari. Waktu belajarnya dari ba’da shalat maghrib, isya, subuh sampai ba’da shalat ashar, dengan menerapkan model pendidikan salafi, dimana santri hanya terfokus mengkaji pelajaran agama dan kitab kuning. Adapun pendidikan formalnya, para santri diberikan kebebasan untuk memilih di madrasah mana mereka bersekolah.

Pendidikan salafi yang diterapkan memiliki beberapa tingkatan, mulai dari tingkat dasar disebut dengan tingkat I’dad (persiapan), tingkat Ula (pertama), tingkat Wustha (pertengahan) dan tingkat Ulya (tinggi).

Dalam pengkajian kitabnya mengikuti jenjang pendidikan yang ditempuh santri. Misalnya untuk santri tingkat dasar masih mengkaji bagaimana membaca alqur’an yang benar, kemudian naik ke kitab dasar berikutnya seperti kitab Jurumiyah, Matan Bina, Amtsilatut Tashrif. Jenjang yang lebih tinggi naik ke kitab Awamil al- Jurzani, dan begitu seterusnya dalam pengkajian kitabnya mengikuti tingkat perkembangan santri.

BACA JUGA  Dandim Cek Dampak Banjir Di Karanggede

Dalam perjalanannya, pesantren ini tidak terlepas dari berbagai rintangan, namun dengan modal semangat berusaha itulah yang membuat pesantren ini terus eksis dan berjalan sampai sekarang. Mengaji, mengaji dan mengaji, itulah prinsipnya dalam menjalankan pesantren salafi ini. Pungkas ust. M. Fatoni.

Pesantren NW Al-Madjid Nurul Aini bukan saja mengelola pendidikan salafi, dia juga mengelola majelis ta’lim untuk ibu dan bapak yang sudah berjalan dari beberapa tahun yang lalu.

Harapan kita mudahan pesantren NW Al-Madjid Nurul Aini terus maju dan berkembang mengembangkan ajaran Islam melalui bendera Nahdlatul Wathan. Pokoknya NW, Pokok NW Iman dan Taqwa. Fath.