Sinar5news.com – Kekeringan yang melanda beberapa daerah di Nusantara adalah probelm pelik yang berlangsung setiap tahun. Masyarakat kesulitan memperoleh air. Baik untuk kebutuhan sehari-hari atau kebutuhan pertanian. Bukan saja pada musim kemarau, bahkan kadang ledeng (kran) masyarakat tidak mengalir lancar di musim hujan sekalipun.
Termasuk di kabupaten Lombok Tengah. Tercatat dari 127 Desa dan 12 Kelurahan yang tersebar di 12 Kecamatan, ada 84 desa di 8 kecamatan dan puluhan ribu jiwa terdampak kesulitan air bersih. Artinya kebutuhan MCK rumah tangga bahkan untuk urusan ibadah juga terganggu.

PD NWDI Lombok Tengah melalui LAZIS PD NWDI berikhtiar membantu meringankan beban masyarakat semampunya. Sebab banyak jamaah meminta bantuan pasokan air bersih ke beberapa titik, terutama untuk kebutuhan air bersih di masjid.
Lazis PD NWDI Loteng bekerja sama dengan LAZ Dasi Loteng telah mendistribusikan air bersih ke beberapa titik seperti :
1.Dusun tatuk ganti 1 tangki=6000 lter.
2.Dusun aik je 2 tangki=12.000 liter.
3.Batu gong,pandan indah 1 tangki=6000 liter.
4.Dusun dasan tebau 1 tangki=6000 liter.
Ustadz Sahli mewakili masyarakat Tatuk Ganti sangat mengapresiasi program ini. “Atas nama masyarakat kami mengucapkan banyak terima kasih kepada NWDI LOTENG atas bantuannya.”

Mengingat animo permintaan masyarakat (jamaah) semakin banyak, PD NWDI Loteng berikhtiar melanjutkan program ini semampunya. Meskipun diakui bahwa ini adalah ikhtiar jangka pendek.
“Sementara waktu mungkin ini yang bisa kami upayakan. Ke depan kita harus duduk bersama dengan semua pihak bagaimana menanggulangi masalah air ini. Kasihan masyarakat kita yang terdampak. Problem ini sudah menahun. Sayangnya belum ada solusi konkrit dan tepat menyelesaikan masalah ini. kata Masjudin selaku kordinator Lazis PD NWDI Loteng.



