Sinar5news.com -Pada hari Jumat, 15 November 2019, paguyuban yang tergabung dalam keluarga besar Kerukunan Keluarga Sasak Lombok (KKSL) menampilkan kesenian berupa drama musikal dalam acara ” Berau 2019 Festival Nusantara “, di lapangan Pemuda Tanjung Redeb, Berau. Acara yg sekaligus ajang promo Pariwisata performer seni dan budaya Nusantara itu di isi oleh perwakilan oleh beberapa suku, di antaranya suku Berau, Bugis, Batak, Bajau, Dayak, Jawa, termasuk suku Sasak Lombok.

KKSL menyuguhkan seni drama musikal dengan sangat memukau yang mengisahkan tentang seorang putri yang bernama Mandalika, Putri dari Raja Tunjang Beru Kerajaan Tanjung Biru, Pulau Lombok, yang menjadi rebutan oleh para pangeran karena kecantikannya. Putri Mandalika yang diperankan Oleh Lilis Nira Yuhana, selaku wakil ketua organisasi perempuan Sasak Lombok (OPSL), Raja Tunjang Beru diperankan oleh Bapak Nursiah selaku ketua KKSL cabang Gunung Tabur. Sedangkan dua pangeran yg terlibat dalam drama ini adalah Lalu kasna wancana dan Subaidi.
Hal yang menjadi konflik dalam drama ini adalah ketika dua pangeran berperang memperebutkan sang Putri. Adegan perang yg di namakan Peresean ini mampu menciptakan suasana tegang dan tentunya memukau.
Riuh suara tepuk tangan penonton pun terdengar saat pertunjukan berakhir.
Hairudin selaku ketua Umum KKSL Kab.Berau juga turut hadir dan memberi dukungan penuh serta mengharapkan anggota KKSL bisa menampilkan yang lebih baik lagi pada pertunjukan selanjutnya. Tentu hal ini, agar KKSL dapat melestarikan budaya Sasak Lombok di Kab Berau.(Nira)




