KISAH SANG PENCINTA HIZIB NW”

KISAH SANG PENCINTA HIZIB NW”

Di kisahkan dari salah satu Alumni Nahdlatul Wathan. Yang Beliau tidak mau di sebutkan namanya, dalam kehidupannya beliau senantiasa mengamalkan Hizib NW, bahkan dalam kesempatan acara apapun beliau selalu membawa dan membaca Hizib NW. Berkat ke Istiqomahannya berhizib beliau di beri penglihatan atas kekuasaan Allah melalui HIzib NW yang di nillainya sangat dahsyat.

Pada suatu hari, tepatnya Hari kamis malam Jum`at, beliau selalu melakukan rutinitas berhizib bersama jama`ah di majlis. Karena memang arahan Gurunya Hizib harus di baca pada malam Jum`at. Walaupun terkadang tidak banyak jama`ah yang punya waktu untuk ikut berhizib, namun tak menyurutkan semangat beliau untuk mensyi`arkan Hizib NW.

Ketika beliau membaca Hizib NW bersama beberapa orang jama`ahnya di Mushallah, seperti biasa belia langsung yang memimpin pembacaan Hizib NW, mata beliau terlihat sangat khusyu` membaca kalimat demi kalimat , Do`a-do`a serta shalawat-shalawat yang tertulis di dalam Hizib NW.

Namun ketika beliau sedang Khusyu` membaca Hizib, Tiba-Tiba terdengar suara perempuan yang ikut berhizib, dan itu tidak hanya seperti satu orang melainkan sangat banyak. Karna suara itu sangat bergemuruh seakan-akan di malam itu banyak sekali yang ikut membaca Hizib NW. Padahal di dalam Mushallah hanya ada Tiga Orang jama`ah laki-laki di tambah belia sebagai pemimpin pembacaan Hizib NW.

Dan yang anehnya lagi, di antara jama`ah yang ikut berhizib, tidak ada satupun jama`ah dari perempuan yang hadir, tetapi seakan-akan di dalam Mushallah itu ramai suara perempuan yang ikut membaca Hizib.
Lalu si pemimpin Hizib mencoba menelusuri suara gemuruh perempuan itu dengan memfokuskan ke sumber suara, dan memejamkan matanya. Pada saat mata terpejam, terlihatlah barisan Muslimat / jama`ah perempuan serba bebusana putih memenuhi Mushallah tersebut. Mereka berbaris dengan rapih, teratur ,sangat kompak dan serentak dalam membaca Hizib NW.

Beliau mencoba membuka matanya kembali, tetapi dengan mata terbuka yang terlihat hanyalah tiga orang jama`ah tadi, namun suara perempuan itu pun masih tetap terdengar. Beliau memejamkan mata lagi terlihatlah barisan jama`ah yang banyak tadi, di buka lagi matanya hanya terlihat Tiga Orang saja, di pejamkan lagi terlihat barisan perempuan yang di maksud di awal.

Rupanya Maulana Syikh Shulthonul Aulia TGKH.M. Zainudiin Abdul Madjid mengirimkan pasukan Hizib ke Mushallah tempat berhizib beliau. Bertujuan untuk supaya Hizib NW ini terdengar lebih luas lagi, dalam rangka Syi`ar Hizib dan Syi`ar Islam melalui Nahdlatul Wathan. Dari situ beliau yakin bahwa ketika Hizib di baca tiidak hanya manusia yang membacanya, namun makhluk-makhluk di Alam Ghaib pun ikut serta dalam membaca nya, dalam rangka Syi`ar Hizib dan Syi`ar Islam ke khalayak banyak.

Mudah-mudahan cerita pendek ini menjadi spirit untuk kita mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui Hizib NW, dan kita senantiasa mendapatkan berkah dari Maulana Syikh Shulthonul Aulia TGKH.M. Zainudiin Abdul Madjid dan Guru-Guru kita Aammiinn…

Di Tulis Oleh : Bayu Sugara, S. Kom. I

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA