Khutbah Jum’at Edisi 24 Oktober 2025 “Pentingnya Amalan Sunnah”

Khutbah Jum’at Edisi 24 Oktober 2025 “Pentingnya Amalan Sunnah”

Khutbah Jum’at Edisi 24 Oktober 2025 “Pentingnya Amalan Sunnah”

بِسْمِ اللهِ وَبـِحَمْدِهِ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

اَلْحَمْدُ ِللهِ وَكَفٰى، وَسَلاَمٌ عَلٰى عِبَادِهِ الَّذِيْنَ اصْطَفٰى. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لاَ نَبِيَّ بَعْدَهُ.

اَللهُمّ صَلِّ وَسَلّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلٰى يَوْمِ الدِّيْنِ, اَمَّا بَعْدُ. فَيَا عِبَادَ اللهِ، اُوْصِيْكُمْ وَاِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فىِ الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ، أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ.

اَللّٰهُمَّ اَصْلِحْ اُمَّةَ مُحَمَّدٍ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. وَفَرِّجْ عَنْ أُمَّةِ مُحَمَّدٍ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. وَارْحَمْ اُمَّةَ مُحَمَّدٍ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. وَانْشُرْ وَاحْفَظْ نـَهْضَةَ الْوَطَنِ فِى الْعَالَمِيْنَ بِحَقِّ مُحَمَّدٍ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.

Kaum muslimin sidang jamaah jumat yang berbahagia, Rahimakumullah.

Puji dan syukur Alhamdulillah marilah kita sampaikan kehadirat Allah Robbul’izzati, pada kesempatan jumat ini kita kembali dapat melaksanakan kewajiban sebagai seorang muslim yaitu shalat Jumat secara berjamaah di masjid yang kita cintai ini. Shalawat dan salam marilah kita sampaikan kepada uswatun hasanah kita yaitu baginda nabi besar Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Juga kepada segenap keluarga dan sahabatnya, semoga kita semua yang hadir di masjid ini, kelak di hari kiamat mendapatkan syafaat dari beliau. Aamiin ya Rabbal ‘aalamiin.

Mengawali khutbah singkat pada kesempatan ini, sebagaimana biasa khatib berwasiat kepada diri pribadi saya dan kepada seluruh jamaah, marilah kita bertaqwa kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa yaitu melaksanakan semua perintah Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan menjauhi semua larangan-Nya.

Hadirin jamaah kaum muslimin yang berbahagia rahimakumullah

Berbicara tentang amalan sunnah tentu ini bagian dari syariat dan ketentuan hukum dalam agama Islam. Walaupun dari sisi statusnya bersifat anjuran dan tidak berdosa kita meninggalkannya, tetapi sungguh sangat berfaedah dan besar manfaatnya bagi kebaikan hidup kita dari dunia hingga akhirat kelak. Oleh karena itu, kita yang merupakan bagian dari umat Islam, marilah kita belajar Istiqomah untuk melakukan amalan-amalan sunnah di mana saja dan kapan saja, selagi usia kita masih ada di dunia yang fana ini.

Dalam agama Islam banyak sekali amalan-amalan sunnah yang telah menjadi satu ketentuan sebagai suatu anjuran untuk dilaksanakan. Di antara amalan-amalan sunnah tersebut yaitu salat sunnah, puasa sunnah, dzikir, sedekah, senyum dan lain sebagainya. Semua amalan sunnah tersebut, ternyata sangat banyak manfaat dan faedah yang akan didapatkan bagi siapapun yang melaksanakannya, diantaranya yang kita kupas pada kesempatan salat Jumat ini ada 3 saja oleh karena keterbatasan waktu.

Pertama, menambal kekurangan amalan wajib

Ternyata amalan-amalan wajib yang kita laksanakan selama ini tidaklah menjadi jaminan akan sempurnanya pahala yang kita dapatkan di akhirat nanti. Ada saja kekurangan dalam pelaksanaannya, mungkin kurang khusyuk, mungkin kurang ikhlas, mungkin kurang syarat dan rukunnya, dan kekurangan-kekurangan lainnya. Salat wajib umpamanya, walaupun kelihatan khusyuk secara lahiriyah, tetapi betapa sulitnya kita fokus dalam melaksanakannya, ada saja yang kita pikirkan dan terkadang muncul dengan tiba-tiba. Maka adanya salat sunnah rawatib dan salat sunah-sunah lainnya akan menambal kekurangan pada salat wajib dan akan mendapatkan pahala yang sempurna dan berkah yang yang luar biasa dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Nabi kita bersabda dalam salah satu hadisnya;

إِنَّ الرَّجُلَ لَيُصَلِّي الصَّلاةَ مَا يُكْتَبُ لَهُ مِنْهَا إِلا نِصْفُهَا، ثُلُثُهَا، رُبْعُهَا، خُمْسُهَا، سُدُسُهَا، عُشْرُهَا

Artinya ; “Seseorang bisa saja melaksanakan shalat, tapi yang diterima hanyalah setengahnya, sepertiganya, seperempatnya, seperlimanya, seperenamnya, atau sepersepuluhnya.” [HR. Ahmad dan Thabrani].

Kedua, membuka pintu ampunan

Semua kita setiap saat ada saja dosa-dosa yang kita lakukan, entah itu disengaja maupun tidak, entah itu dosa kecil maupun dosa besar. Sungguh kita adalah makhluk yang sulit sekali menghindarkan diri dari dosa-dosa apapun di dunia. Terkadang kita sering berpikir dan merenung dalam kehidupan malam, apakah kita layak dan pantas masuk ke dalam surga dan bertemu dengan Allah dan rasul-Nya, sementara dosa-dosa kita kian hari kian menumpuk. Maka untuk mengangkat dosa-dosa tersebut sehingga tidak berkarat di dalam hati dan mendapatkan ampunan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala, maka di antara solusinya adalah kita dianjurkan untuk memperbanyak ibadah sunnah. Contohnya puasa sunnah arafah, keutamaannya adalah menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Nabi kita bersabda;

صوم يوم عرفة أحتسب على الله أن يكفر السنة التي قبله والسنة التي بعده

“Puasa Hari Arafah, aku harapkan kepada Allah Taala, akan menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” [HR. Muslim].

Ketiga, mendapatkan cinta Allah

Sebagai seorang mukmin siapapun kita, pasti ingin mendapatkan cinta dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala, karena setiap cinta itu akan melahirkan ketenangan, kedamaian dan keindahan dalam kehidupan. Berbicara tentang cinta, jangankan kita dicintai oleh Allah, kita dicintai oleh sesama saja itu menjadi suatu hal yang sangat menyenangkan. Dan puncak cinta yang tertinggi dan tidak ada bandingannya yaitu bila Allah mencintai kita dan kita pun mencintai-Nya. Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak akan pernah mengkhianati cinta kita, sementara cinta selainnya besar kemungkinan akan mengkhianati dan merusaknya. Oleh karena itu agar kita senantiasa dicintai dalam semua keadaan yang ada, hendaknya kita memperbanyak melakukan amalan-amalan sunnah sebagai bonus yang besar keutamaannya bagi kita.

Dalam hadits qudsi, Allah Taala berfirman:

ومَا يَزَالُ عَبْدِي يَتَقَرَّبُ إِلَيَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ

“Dan senantiasa hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan ibadah sunnah hingga Aku mencintainya.” [HR. Bukhari].

Hadirin jamaah kaum muslimin yang berbahagia rahimakumullah.

Sebenarnya masih banyak yang ingin Khatib sampaikan mengenai manfaat dan pentingnya amalan-amalan sunnah. Tetapi oleh karena keterbatasan waktu, inilah sekelumit materi khutbah Jumat yang dapat Khatib sampaikan, semoga dapat kita amalkan untuk kesempurnaan ibadah kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.Aamiin.

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِى اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَافِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْر الْحَكِيمِ وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ وَإِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ، وَأَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم.

Khutbah II

اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا.

أَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ الْمُسَبِّحَةِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلـمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلي وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَـهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.

اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلـمُؤْمِنَاتِ وَاْلـمُسْلِمِيْنَ وَاْلـمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآء مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلـمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلـمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلـمُوَحِّدِيْنَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلـمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلـمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَاإنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ.

عِبَادَاللهِ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلـمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَر.

Bekasi, 2 Jumadil Awal 1447 H/24 Oktober 2025 M

Download khutbah Jum’at dibawah ini:

Khutbah Jum’at pentingnya amalan sunnah

Penulis : Marolah Abu Akrom Hp. 087887270732 (Jurnalis media SinarLIMA/Sinar5News.com, guru BK SMP Nahdlatul Wathan Jakarta, guru BK SMP Laboratorium Jakarta dan staf pengajar Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA