Kesiapan SDN PONDOK KOPI 02 Duren Sawit Jakarta Timur Dalam Penyaluran Penerima BST (Bantuan Sosial Tunai)

banner post atas

Sinar5news.com -Jakarta – SDN Pondok Kopi 02 kecamatan duren sawit Jakarta timur adalah salah satu sekolah yang menjadi tempat penyaluran penerimaan BST secara terjadwal selama 2 hari 25-26 Januari 2021 dan menerima Penerimaan BST sebanyak 500 penerimaan perharinya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendistribusikan Bantuan Sosial Tunai atau BST Rp 300 ribu per bulan untuk warganya. BST Rp 300 ribu per bulan disalurkan melalui Bank DKI dan penerimanya mendapat kartu ATM lebih dulu.

Iklan

Pemerintah bakal mendistribusikan kartu ATM Bank DKI untuk penyaluran bantuan langsung tunai di sejumlah sekolah negeri di Ibu Kota. Distribusi kartu ATM BST akan dilaksanakan mulai Januari 2021 di sekolah dasar hingga menengah atas yang berada di bawah Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.


Selaku kepala sekolah SDN Pondok Kopi 02 Ifra Artini Nengsih,M.Pd dalam wawancaranya menyampaikan “ucapan terima kasih saya sampaikan kepada seluruh instansi pemerintah seluruh staf kelurahan Pondok kopi, PPSU pondok kopi dan para dewan guru yang sudah membantu mempersiapkan tempat Penerimaan BST ini “

Tambahnya kepala sekolah SDN Pondok kopi 02 ” Setelah mendapat berita bahwa sekolah kita akan ketempatan sebagai penyaluran BST kita langsung bergerak cepat menghubungi Bapak Drs. Hardiwan ,M.Pd Kasatlak Pendidiksn Kec.Duren Sawit dan Bapak Drs.Maryusfri M M.Pd Pengawas SD Wilayah Binaan 7, juga langsung menghubungi Pak lurah Pondok kopi Bapak Rasikin S.IP sehingga melalui beliau kita mendapat arahan-arahan apa yang harus kita lakukan sebagai tuan rumah yang kebetulan ketepatan sebagai penyaluran BST ini, dengan demikian kita langsung mempersiapkan ruangan yang kita siapkan ada 8 ruangan masing-masing ruangan itu terdiri dari 4 ruangan pendistribusian dan 4 ruang tunggu, di setiap ruangan itu kita harus mengatur tempat duduk yang dengan ketentuan protokol yang harus berjarak minimal 1 M, kemudian juga kita juga mempersiapkan tempat cuci tangan karena ini merupakan aturan protokol covid, kemudian harus ada pengecekan suhu tubuh kemudian juga kita saling berkoordinasi dengan PMI dan pemadam kebakaran yang kemarin dilakukan penyemprotan-penyemprotan sebelum dilakukan pendistribusian dan sesudah dilakukan pendistribusian artinya dalam satu hari itu dilakukan dua kali penyemprotan “.

BACA JUGA  Kasus Covid-19 terjadi, Bundesliga Tetap Melanjutkan Kompetisi

” Harapan kita adalah semoga BST ini dapat disalurkan benar-benar, dapat dimanfaatkan oleh warga karena ini merupakan bantuan yang terdampak covid dan selaku pelaksana kita berharap setiap warga yang menerima BST ini dapat mengatur ya mengindahkan aturan protokol covid supaya dalam kegiatan ini selain kita dapat menerima bantuan, jangan sampai kita terkena dampak dari wabah ini. jadi marilah kita sama-sama menjaga dan bersinergi dalam mensukseskan program ini” pangkasnya Ifra Artini Nengsih,M.Pd.