Kades Mursidin : Cegah Covid-19 Dengan Bagikan 5.000 Masker dan Semprotkan Disinfektan Dua Kali Sepekan

Foto : Anggota Gugus Tugas Covid-19 Desa Montong Baan.
banner post atas

Sinar5news.com – Lotim – Pemerintahan Desa Montong Baan,Kecamatan Sikur,Kabupaten Lombok Timur,Nusa Tenggara Barat(NTB) melakukan penyemprotan cairan disinfektan untuk yang ketiga kalinya sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Desa Montong Baan. Selasa(07/04/2020).

Hal itu disampaikan Kades Montong Baan Mursidin kepada wartawan diruang kerjanya. Ia juga menambahkan pihaknya juga telah membagikan 1.700 masker dari 5.000 masker yang dipesan untuk masyarakat setempat.

Foto : Mursidin ( Kepala Desa Montong Baan,Kec.Sikur -Lotim – NTB )

“Penyemprotan cairan disinfektan hari ini adalah yang ketiga kalinya dan kami juga sudah membagikan 1.700 masker dari 5.000 masker yang sudah kami pesan. Dan kami beli dari produksi lokal sesuai dengan anjuran dari Bapak Bupati, agar kami berdayakan pengusaha lokal yang bisa mebuat masker,” ungkap Mursidin.

Iklan

Mursidin juga menyampaikan bahwa pihaknya sudah mengagendakan untuk melakukan penyemprotan dua kali dalam seminggu yakni pada setiap hari selasa dan hari jumat.

Foto : Tim Penyemprotan Cairan Disinfektan

“Untuk menjaga kontinyuitas penyemprotan ini kami sudah mengagendakan dua kali dalam seminggu yakni pada hari selasa dan jumat untuk melakukan penyemprotan cairan disinfektan sampai wabah Covid-19 ini benar-benar dianggap tuntas atau selesai oleh pemerintah. Untuk memutus rantai penyebarannya,” Ujarnya.

Sedangkan terkait dengan pembiayaan Pemdes Montong Baan akan mengacu kepada aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah yakni menggunakan Dana Desa sesuai dengan kebutuhan dari upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Foto : Anggota Gugus Tugas Covid-19 Desa Montong Baan.

“Untuk pembiayaan ini akan diatur dalam Perubahan APBdes dan kami lakukan itu sehingga khusus untuk pengadakan sembako yang akan kami bagikan kepada masyarakat minimal Rp.100 juta,” Terangnya.

Sementara itu terkait dengan bantuan Sembako yang akan diberikan kepada masyarakatnya yang melakukan isolasi mandiri bagi masyarakat yang datang dari luar negeri maupun luar daerah, Mursidin menjelaskan memang hal itu sudah disiapkan.

“Terkait bantuan sembako untuk masyarakat yang melakukan isolasi mandiri,terutama bagi masyarakat kami yang datang dari luar negeri maupun luar daerah sudah kami siapkan, hanya saja saat ini kami masih menunggu data yang ada di Puskesmas,sebagai dasar kami memberikan bantuan tersebut,karena di Puskesmas tempat data masyarakat yang baru dating dari luar negeri maupun luar daerah, agar jangan sampai double dengan bantuan PKH dan BLT,” terangnya.

Bentuk bantuan yang akan diberikan menurut Kades masih dibicarakan dengan BPD, apakah bantuan yang akan diberikan itu berupa barang atau uang, ini tergantung nanti hasil keputusan rapat kami.(Bul)