Sinar5news.com – Jakarta – SN (33), perempuan yang dibakar suaminya berinisial MA (29) di kawasan Cakung, Jakarta Timur, akhirnya meninggal dunia. Korban sempat mendapat perawatan intensif di sebuah rumah sakit di Pondok Kopi, namun nyawanya tidak tertolong.
Kanit Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Timur, AKP Sri Yatmini, mengatakan SN dinyatakan meninggal pada Minggu (21/9/2025) pagi.
“Sekitar pukul 07.30 WIB korban dalam hal ini istrinya dinyatakan meninggal dunia,” kata Sri saat konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Timur, Senin (22/9/2025).
Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk keperluan otopsi.
Bermula dari Permintaan Mi Instan
Peristiwa bermula saat MA meminta istrinya membuatkan mi instan. Permintaan sederhana itu justru memicu pertengkaran hebat.
“Awalnya tersangka meminta tolong kepada istrinya untuk dibuatkan mi instan. Dari situ terjadi cekcok,” jelas Sri.
SN yang ketakutan lari ke kamar ibunya. Meski sempat dilerai mertua, emosi MA tidak terkendali. Ia mengambil sebotol tiner dari dalam rumah.
“Korban sempat bertanya ‘mau ngapain kamu?’ saat melihat tersangka membawa tiner,” ungkap Sri.
Tak lama kemudian, MA menyiramkan cairan tiner ke wajah, rambut, dan tubuh korban, lalu memantik korek api. Api langsung menyambar tubuh SN hingga menyebabkan luka bakar parah.
Akibat perbuatannya, MA kini mendekam di tahanan Polres Metro Jakarta Timur. Ia dijerat Pasal 44 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (PKDRT) serta Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.
“Tersangka terancam hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati,” tegas Sri.
Kronologi Kebakaran
Sebelumnya, kebakaran sempat melanda rumah kontrakan yang ditempati korban pada Kamis (18/9/2025) pagi. Kasi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Abdul Wahid, mengatakan kebakaran dipicu pertengkaran rumah tangga.
“Dugaan penyebabnya perkelahian keluarga, rumah sengaja dibakar karena pertengkaran,” kata Abdul.
Dalam insiden tersebut, lima orang penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri. Namun, SN mengalami luka bakar serius hingga akhirnya meninggal dunia setelah tiga hari menjalani perawatan.




