Indonesia Butuh Sosok Beliau

Indonesia Butuh Sosok Beliau

Sinar5news.com- Jakarta- Sosok imam pemimpin adalah melayani inilah yang mulai pudar di tanah Nusantara. Begitu menjabat atau resmi diangkat kepala, para pejabat di negri ini mulai dihinggapi penyakit, mau buka pintu dibukakan,  tas dibawakan, semua harus tersedia di atas meja. Demikian kata Emha alias cak Nun sapaan akrab beliau.
 
Gaya kepemimpinan di atas tidak berlaku bagi dua sosok diatas beliau adalah ketua Himalo dan ketua panitia halal bi halal Sangkep Roah warga Sasak rantau di tanah Nusantara. Baru – baru ini, Himalo Jabodetabek telah melaksanakan perhelatan Sangkep agung istilah sasaq baraja kuning dan istilah santri halal bi halal sukses di gelar di gd.juang 45. 
 
Perhelatan yang baru digelar sangatlah berkesan bagi semua warga yang hadir. Dengan penampilan gendang beleq dan budaya prisean membuat suasana halal bi halal hidup dan sangat meriah. Ini semua tidak luput dari tangan dingin ketua panitia sangkep yang selalu hadir menjaga bersama dari awal sampai akhir ikut kerja bersama demi suksesnya acara Sangkep.
 
Hari ini kedua tokoh penting di Himalo ini duduk bersama kembali dalam satu napas satu irama menyatukan visi ide gagasan melangkah bersama setelah pasca halal bi halal untuk kemajuan guyub ke arah yang lebih baik tentunya.
 
Dalam kesederhanaannya beliau berdua senantiasa meluangkan waktu untuk perkumpulan pagi, siang, maupun malam. Sesama pengurus maupun anggota beliau berdua menekankan pentingnya guyub duduk bersama tanpa sekat dan perbedaan. Karena kemuliaan orang bukan dari jabatan, harta dan rupa. Namun sejauh mana dalam hidupnya memberikan kebermamfaatan yang melakukan amal terbaik.
 
Menjadi pemimpin harus siap mendengar dan melayani anggota, inilah filosopi beliau sangat sederhana, bersahaja, murah senyum, bijaksana. Indonesia saat ini terutama para pejabat perlu pemimpin model beliau hadir selalu dalam segala kondisi disaat warga membutuhkan para pemimpin yang pro rakyat dan melayani sepenuh hati tanpa basa basi untuk Indonesia jaya. (red)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA