Ilmu hanya sebagai lipstik bibir saja Oleh Badri HS QH

banner post atas

 

Kata رسول الله : ilmu dua macamnya
Ilmu di hati itu ilmu nyata manfaatx
Tegas Rasulullah saw dalam hadisx

قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: الْعِلْمُ عِلْمَانِ عِلْمٌ فِي الْقَلْبِ فَذَلِكَ الْعِلْمُ النَّافِعُ وَعِلْمٌ عَلَى اللِّسَانِ فَذَلِكَ حُجَّةُ اللهِ عَلَى خَلْقِهِ.

Iklan

” Ilmu ada dua macam : Ilmu yang ada di hati maka itulah ilmu yang bermanfaat dan ilmu yang ada di lisan, dan itu sebagai bukti Allah atas hamba-Nya.”(HR.Atturmudzi)

Ilmu yang berbuah di hati manusia Yaitu Ilmu tentangاللهtentang nama, tentang sifat-Nya & perbuatan-Nya
Ilmu ini membuahkan rasa takut كيتا

Pengagungan,كتوندوكن & kecintaan
di iringi do’a, tawakkal dan harapan Itulah disebut ilmu, ada manfaatnya
Ilmu tak digunakan, itu hujjah saja

“Suatu قوم ada yang قراءة al-Qur’an namun tak melewati kerongkongan Jika saja ilmu itu ترتانم dlm hatinya
Tentu akan منفعة kata ابن مسعود nya

Al – Hasan Al – Bashri juga berkata Bahwa “Ilmu itu ada dua macamnya
Ada ilmu pda لسان(omongan belaka)
Justeru itu akan menjatuhkan mrka

Maka jika ilmu itu hanya pada lisan
Malah itu yang akan menjatuhkan Mreka di hujjah kita pada hari قيامة Menancapnya علمdihati,itu ada منفعة

Ilmu yang hanya skedar hiasan saja Ilmu ini akan melemahkan manusia sebagaimana disebutkan dlm aditsx
وَالْقُرْآنُ حُجَّةٌ لَكَ أَوْ عَلَيْكَ
“ Al-Qur’an bisa menjadi argumen Tuk membela atau menjatuhkanmu
” (HR. Muslim )

Ilmu yg pertama kali akan terangkat
Ilmu naafi’ ( ilmu yang bermanfaat ) Ilmu yang menancap didalam qalbi, Bersemayam dan memperbaiki hati

Ilmu hanya sebagai lipstik bibir saja
Ilmu menghinakan manusia belaka
Ilmu yang di ajarkan olh para Ulama
Lambat laun ilmu hilang begitu saja

BACA JUGA  -HIKMAH PAGI- “GENEOLOGI INTELEKTUAL ULAMA BETAWI”

Yang ada nantinya cuma goresan tulisan di mushaf, tanpa di amalkan
Tidak ada lagi yang tahu maknanya Tak lagi paham batasan hukumnya

Tidak ada lagi ilmu, di akhir zaman
Baik di mushaf-mushaf,di hati insan Setelah itu baru terjadilah kiamat
Manusia tak peduli tentang ummat

Nabi Muhammad saw, tlh bersabda
لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ إِلاَّ عَلَى شِرَارِ النَّاسِ
“Hari Kiamat itu tidak akan terjadi kecuali pada manusia paling jelek”.
(HR. Muslim, no. 2949)

Di lain riwayat Nabi menyebutkan :
لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ عَلَى أَحَدٍ يَقُولُ اللَّهُ اللَّهُ
“Hari kiamat itu taklah akan terjadi ketika ada seseorang mengucapkan Allah, Allah.” (HR. Muslim, no. 148)
Jakarta, 09 Agustus 2020