Hikmah Pagi: Mungkin Ini Adalah Bagian Dari Ketentuan-Mu Yang Indah

Hikmah Pagi: Mungkin Ini Adalah Bagian Dari Ketentuan-Mu Yang Indah

Akhir-akhir ini banyak berita hampir di mana-mana yang menjadi tranding topik yang bernama “Corona”, banyak analisa dan berbagai upaya untuk menanganinya, semua ikut turun dan berkerjasama bahkan berbagai macam do’a dan hizb dilantunkan, kita berharap semoga ujian ini akan cepat usai dan Allah senantiasa melindungi kita semua Aamien.

Namun tak dapat dipungkiri dalam peristiwa ini terdapat hikmah yang cukup besar, salah satunya adalah mengingatkan kita akan kematian. Ada tulisan menarik dari seorang ulama mengatakan:

– Andaikata ini adalah akhir waktu dalam kehidupan kita, jadikan dia sebagai ketaatan.

– Andaikata ini adalah saat-saat terakhir kita, jadikan semua bernilai ibadah disisi Allah.

– Andaikata ini adalah detik-detik akhir hidup kita, jadikan semuanya untuk mengerjakan kebaikan.

– Andaikata ini detik terakhir kehidupan kita, maka jadikan iya sebagai upaya untuk bertaubat kepada Allah.

– Andaikata Allah masih memberikan kesempatan kedua kepada kita maka jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah. (Lihat: Sahirul Layali, Hal: 321).

Sebagaimana nabi mengajarkan:

Jangan pernah mengatakan seandainya saya melakukan ini dan itu, akan tetapi katakan: Ini semua adalah kehendak Allah. (H.R. Imam Muslim dalam al-Jami’ Baina Shohihain, Jilid: 3/207)

Ibn Qoyyim mengatakan: siapa yang ridlo dengan ketentuan Allah maka Allah akan baguskan kondisinya dan baginya adalah pahala. (Lihat: ‘Indamaa Yahlu al-Masaa’, Hal: 171).

Ibn Mas’ud bercerita bahwa Rasulullah bernah bersabda: bukankah saya pernah ajarkan kepadamu beberapa kalimat yang pernah diucapkan oleh Nabiyyullah Musa saat bersama Bani Israil sampai bisa membelah lautan? Ibn Mas’ud menjawab: benar Ya
Rasulullah, Berdo’alah:

اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ، وَإِلَيْكَ الْمُشْتَكَى، وَأَنْتَ الْمُسْتَعَانُ، وَلا حَوْلَ وَلا قُوَّةَ إِلا بِاللَّهِ الْعَظِيمِ

“Ya Allah, bagi-Mu segala pujian dan kepada-Mu segala pengaduan dan Engkaulah Zat yang dimintai pertolongan. Dan tiada daya dan tiada pula kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Agung.” (H.R. Thabrany dalam al-Mu’jam ash-Shogirnya, Jilid:1/211).

Dengan do’a ini nabi Musa selamat dari kejaran Bani Israil.

Semoga Allah menjaga kita dan keluarga kita semuanya dari berbagai musibah, wabah dan hal-hal yang dimurkai Allah sehingga kita selamat di dunia dan di akhirat Aamien Allahumma Aamien. Al-Faqir Ila Allah, ZA.

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA