-HIKMAH PAGI- KEMURNIAN AL-QUR’AN

Hikmah
Hikmah
banner post atas

Al-Qur’an merupakan firman Allah SWT yang diturunkan melalui malaikat Jibril a.s. Karena Al-Qur’an merupakan firman tuhan maka tiada keraguan sedikit pun terhadap Al-Qur’an. Bahkan Al-Qur’an menantang siapa saja yang menganggap bahwa Al-Qur’an bukan firman Tuhan, untuk membuat satu surat saja semisal Al-Qur’an, namun hingga saat ini belum ada satu orang atau sekelompok orang pun yang mampu membuat semisal Al-Qur’an. Karena memang Allah SWT telah menegaskan, hingga hari akhir pun tidak akan ada yang mampu menandingi kehebatan Al-Qur’an.

Jikalau melihat sejarah peradaban manusia (Islam), sudah ada orang (manusia) yang mencoba membuat satu surat semisal Al-Qur’an yang bernama Musailamah Al-Kazzab, yang karyanya itu dia beri nama “al-fiil” (gajah), namun dari berbagai macam segi, sangat terlihat sekali bahwa itu karya manusia yang banyak terdapat kekurangan. Dari segi bahasa, kandungan, makna, dan lain sebagainya.

Bagi orang Islam (muttaqin), Allah SWT telah menegaskan bahwa Al-Qur’an adalah petunjuk baginya sebagaimana terdapat dalam surat Al-Baqoroh ayat 3 yang artinya:

Iklan

(yaitu) mereka yang beriman[13] kepada yang ghaib[14], yang mendirikan shalat[15], dan menafkahkan sebahagian rezki[16] yang Kami anugerahkan kepada mereka.

[13] Iman ialah kepercayaan yang teguh yang disertai dengan ketundukan dan penyerahan jiwa. tanda-tanda adanya iman ialah mengerjakan apa yang dikehendaki oleh iman itu.

[14] Yang ghaib ialah yang tak dapat ditangkap oleh pancaindera. percaya kepada yang ghaib yaitu, mengi’tikadkan adanya sesuatu yang maujud yang tidak dapat ditangkap oleh pancaindera, karena ada dalil yang menunjukkan kepada adanya, seperti: adanya Allah, malaikat-malaikat, hari akhirat dan sebagainya.

[15] Shalat menurut bahasa ‘Arab: doa. menurut istilah syara’ ialah ibadat yang sudah dikenal, yang dimulai dengan takbir dan disudahi dengan salam, yang dikerjakan untuk membuktikan pengabdian dan kerendahan diri kepada Allah. mendirikan shalat ialah menunaikannya dengan teratur, dengan melangkapi syarat-syarat, rukun-rukun dan adab-adabnya, baik yang lahir ataupun yang batin, seperti khusu’, memperhatikan apa yang dibaca dan sebagainya.

BACA JUGA  Doa hari ini Senin 13 Juli 2020

[16] Rezki: segala yang dapat diambil manfaatnya. menafkahkan sebagian rezki, ialah memberikan sebagian dari harta yang telah direzkikan oleh Tuhan kepada orang-orang yang disyari’atkan oleh agama memberinya, seperti orang-orang fakir, orang-orang miskin, kaum kerabat, anak-anak yatim dan lain-lain.

Untuk itu, sudah sepatutnya, sebagai orang yang beriman menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dan petunjuk dalam kehidupan.

30 Oktober 2020

Hipzon Putra Azma