Wali Songo atau Wali Sanga dikenal sebagai penyebar agama Islam di tanah Jawa pada abad ke 14 M. Beberapa dari Wali Songo tinggal di wilayah pantai utara Pulau Jawa, yaitu Surabaya-Gresik-Lamongan-Tuban di Jawa Timur, Demak-Kudus-Muria di Jawa Tengah, dan Cirebon di Jawa Barat. Era Walisongo merupakan era berakhirnya kerajaan Hindu-Budha di Nusantara yang kemudian digantikan dengan kebudayaan Islam. Wali Songo juga dikenal sebagai simbol penyebaran Islam di Indonesia, khususnya di Jawa. Peran Wali Songo sangat besar dalam mendirikan Kerajaan Islam di Jawa, yang juga berpengaruh terhadap kebudayaan masyarakat Indonesia secara luas.
Pada zaman Wali Songo, Istilah Nusantara pada zaman kerajaan Majapahit yang pengertiannya merujuk kepada pulau yang berada di luar Majapahit (Jawa) diganti dengan sebutan Jawi, yang dimaknai dengan wilayah Aceh, Malaka, Maluku, dan perairan Papua. Peralihan makna yang terdapat pada zaman Kerajaan Majapahit, dengan zaman Wali Songo, bisa dipahami dengan penyempitan makna jika dilihat dari wilayah secara geografis, karena ketika zaman Kerajaan Majapahit “Nusantara adalah seluruh pulau yang berada di pulau Jawa, namun ketika zaman Wali Songo Nusantara hanya merujuk kepada daerah-daerah tertentu saja. Dengan demikian, dapat dipahami bahwa perbedaan zaman bisa mengubah makna dan pnegertian terhadap suatu makna kata dari segi geografis.
2 November 2020
Hipzon Putra Azma


