Hari Pertama Menerapkan PSBB, Warga Makassar Yang Berkumpul disemprot Air 

banner post atas

Sinar5News.com – Jakarta – Hari pertama diterapkannya pemberlakuan sistem Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Makassar, Mobil Dinas pemadam kebakaran melakukan penyemprotan air berwarna terhadap warga yang berkumpul dan tidak mematuhi aturan yang sudah ditetapkan pemerintah kota Makassar pada Jum’at 24 April 2020.

Kasubag Pemberitaan Humas Pemkot Makassar, Hamzah Bakrie Muhammad mengatakan, Dinas Pemadam Kebakaran dikawal personel gabungan dari Satpol PP, TNI-Polri berpatroli terus dan melakukan penyemprotan ke arah kerumunan warga.

 

“Sore, banyak warga yang duduk-duduk santai di sepanjang Pantai Losari disemprot menggunakan armada pemadam kebakaran. Air dalam tangki mobil telah dicampur cairan berwarna, jadi ada tanda bagi orang yang terkena semprotan,” katanya.

Iklan
 

Dalam sistem penegakkan PSBB ini akan terus dilakukan hingga malam hari, guna memastikan warga tidak berkeliaran dan dapat mematuhi aturan yang telah ditetapkan sebagaimana dengan UU No. 6 tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan. Tim PSBB yang berada di lapangan akan terus berpatroli dan mengawasi para warga yang akan berkumpul tanpa adanya alasan jelas.

Di lokasi tersebut, banyak warung kopi yang buka hingga malam hari.

 

“Jadi petugas langsung semprot masuk ke dalam warkop yang banyak pengunjungnya. Langsung mereka berhamburan. Ini akan terus dilakukan oleh petugas di lapangan dalam penegakan PSBB di Kota Makassar,” ujar Hamzah.

Tindakan tegas yang diambil ini untuk kepentingan bersama dan upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Hamzah menambahkan, armada Pemadam Kebakaran akan melakukan penyemprotan dengan sasaran kerumunan warga, balapan liar, toko, warung dan warkop yang buka tidak sesuai ketentuan dan melanggar aturan PSBB.

BACA JUGA  Iwan Setiawan,Menerima Special Achievement Anugerah TIMES Indonesia 2020.