Halal Bihalal PT Agro Nusa Pratindo: Menguatkan Iman, Menumbuhkan Etos Kerja Karyawan

Halal Bihalal PT Agro Nusa Pratindo: Menguatkan Iman, Menumbuhkan Etos Kerja Karyawan

Selasa, 7 April 2026, PT Agro Nusa Pratindo menggelar kegiatan halal bihalal bersama seluruh karyawan dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Acara ini turut dihadiri oleh pengurus Panti Asuhan Nahdlatul Wathan Jakarta serta perwakilan PW NWDI DKI Jakarta, Dr. H. Muslihan Habib.

Kegiatan berlangsung sederhana namun sarat makna. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh Ustadz Husni Zaini, pengurus Panti Asuhan Nahdlatul Wathan Jakarta. Suasana religius semakin terasa dengan pembacaan rawi oleh Humas Panti Asuhan, Ustadz H. Husni Haris.

Memasuki sesi utama, Direktur Utama PT Agro Nusa Pratindo, H. Lalu Suherman, S.TP., M.M., menyampaikan sambutan di hadapan seluruh hadirin. Diketahui, beliau juga merupakan salah satu donatur tetap Panti Asuhan Nahdlatul Wathan Jakarta yang secara konsisten memberikan perhatian dan dukungan bagi keberlangsungan serta kesejahteraan anak asuh.

Direktur Utama PT Agro Nusa Pratindo, H. Lalu Suherman, S.TP., M.M., saat menyampaikan sambutannya pada acara halal bihalal pada 7/4/26

Dalam arahannya, beliau menekankan dua hal mendasar kepada seluruh karyawan. Pertama, pentingnya menjaga shalat sebagai pondasi kehidupan. Menurutnya, seseorang yang menjaga shalat akan lebih mampu mengendalikan diri dan terhindar dari berbagai perbuatan yang tidak baik. Beliau sangat menekankan supaya karyawannya memperhatikan shalat dengan lebih serius.

Kedua, beliau menegaskan pentingnya membangun etos kerja yang tinggi. Ia mengingatkan agar setiap karyawan senantiasa bersyukur atas pekerjaan yang dimiliki, mengingat masih banyak orang di luar sana yang belum memperoleh kesempatan yang sama, karena saat kita tidak bekerja, barulah kita menyadari betapa besar konsekuensi yang harus dihadapi.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Dr. H. Muslihan Habib menyampaikan pesan yang mendalam tentang makna saling memaafkan. Ia menjelaskan bahwa dosa terbagi menjadi dua, yaitu dosa kepada Allah dan dosa kepada sesama manusia.

Dr. H. Muslihan Habib, PW NWDI DKI Jakarta saat menyampaikan tausiyahnya pada acara halal bihalal PT Agro Nusa Pratindo pada 7/4/26

Untuk dosa kepada Allah, cukup diselesaikan dengan memohon ampun kepada-Nya. Namun, dosa yang berkaitan dengan sesama manusia harus diselesaikan secara langsung, di antaranya melalui saling meminta maaf dan berjabat tangan. Hal inilah yang menjadi salah satu hikmah utama dari tradisi bersalaman dalam momentum halal bihalal.

Lebih jauh, beliau mengungkapkan bahwa telapak tangan manusia menyimpan banyak keistimewaan dan keberkahan. Salah satunya tergambar dari kemampuan tangan dalam menghadirkan berbagai cita rasa dalam masakan. Dari sini, beliau mengaitkan bahwa sentuhan tangan dalam berjabat bukan sekadar gerakan fisik, tetapi juga sarana menghilangkan dendam, serta menjadi jalan turunnya ampunan Allah SWT.

Sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ:

عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ: مَا مِنْ مُسْلِمَيْنِ يَلْتَقِيَانِ فَيَتَصَافَحَانِ إِلَّا غُفِرَ لَهُمَا قَبْلَ أَنْ يَفْتَرِقَا

Artinya:

“Tidaklah dua orang Muslim bertemu lalu berjabat tangan, kecuali diampuni dosa keduanya sebelum mereka berpisah.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

Menjelang akhir acara, doa penutup dipimpin oleh Ustadz Sugi, salah satu pengasuh Panti Asuhan Nahdlatul Wathan Jakarta. Suasana haru dan kekeluargaan semakin terasa saat seluruh peserta saling bersalaman sebagai wujud saling memaafkan.

Dokumentasi Karyawan PT Agro Nusa Pratindo saat mengikuti acara halal bihalal pada 7/4/26

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan makan bersama, yang semakin mempererat jalinan kebersamaan antara karyawan dan para tamu undangan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai keimanan, semangat kerja dapat terus tumbuh dan mengakar di lingkungan PT Agro Nusa Pratindo, sehingga tidak hanya menjadi perusahaan yang berkembang, tetapi juga memiliki karyawan yang beriman kuat dan memiliki etos kerja yang tinggi.

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA