FGD Tiga Program Studi Perguruan Tinggi di Lotim Berkolaborasi Dalam Tri Darma.

Foto : Tiga orang Akademisi
banner post atas

Sinar5news.com – Selong – Dalam kegiatan di Perguruan Tinggi(PT) kerjasama atau kolaborasi antar PT baik internal atau eksternal mutlak diperlukana. Untuk itu bertempat di ruang rapat dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan(FKIP) Universitas Gunung Rinjani(UGR),telah berlangsung pertemuan tiga orang akademisi dari berbagai lintas lembaga.

Ketiga akademisi itu masing-masing Puspita Hida Sakti,Riski Ayu Armila dan Didin Hadi Saputra mereka berkolaborasi dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Akademisi tersebut merangkai kegiatan pengabdian awal melalui peta pengabdian tahun 2020, yakni pemetaan desa potensial dan calon desa binaan di Lombok Timur.

Iklan

Hadir dalam kegiatan tersebut ketua LPPM UGR Lalu Nurul Yakin. Nurul Yakin berharap melalui kegiatan FGD ini dapat dirumuskan formula atau model baru dalam kolaborasi Tri Darma Perguruan ,terutama dalam hal nilai tambah bagi Program Studi atau Jurusan masing-masing.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Riski Ayu Arnila,salah satu Dosen atau akademisi dari FKIP (pendidikan Akuntansi) Universitas Gunung Rinjani. Menurut Riski Ayu Arnila kegiatan FGD dan atau kolaborasi dalam tridarma perguruan tinggi itu perlu dan sangat penting untuk diadakan secara rutin . karena bermanfaat untuk menambah kualitas jaringan informasi ke Darmaan.

Sementara itu Puspita Hida sakti juga berharap kegiatan FGD ini jangan hanya sebentar dan jangan menjadi pelengkap saja. “saya berharap kegiatan FGD ini rutin kita lakukan apakah 2 minggu se kali, atau 3 minggu sekali, manfaatnya nanti untuk meng upgrade informasi terbaru dari berbagai aspek yang menjadi focus kajian FGD,” Ujar Akademisi yang kini juga menjadi Head of Departemen di STMIK Syaikh Zainuddin NW Anjani.

Begitu juga dengan Akademisi Didin hadi Saputra dari Universitas NW mataram, juga berharap kegiatan ini akan terus sustainable dilaksanakan ,tentu dengan harapan memberikan manfaat secara utuh kepada lembaga masing-masing dan memberikan multiplayer effeck bagi lembaga.(Bul)

BACA JUGA  Antisipasi Kekerasan Pada Perempuan dan Anak, Pihak RPTRA Ikuti Pelatihan Secara Virtual