DSI Dan Rekan Mengunjungi Word Bank Jalin Kerjasama.

Sinar5news.com- Jakarta- Upaya membangun kerjasama kelembagaan untuk penguatan institusi dan hubungan yang saling menguntungkan, menguatkan antar asosiasi dan perguruan tinggi perlu terus dikembangkan, diberdayakan dan saling mengunjungi agar lebih saling mengenal potensi untuk saling berkolaborasi mencapai tujuan bersama. 5/8/22

Iklan

Bersama Rombongan dari kalangan praktisi dan akademisi dari beberapa asosiasi di Indonesia dalam rangka menjalin kerjasama Academic / Professional Development antara Institut Pengadaan Publik Indonesia (IPPI), Asosiasi Pengacara Pengadaan Indonesia (APPI), Perkumpulan Ahli Hukum Kontrak Pengadaan Indonesia (PERKAHPI) dan Dewan Sengketa Indonesia (DSI) hari ini melakukan rapat pertemuan dengan ICSID word bank managing directur bank for development policies & partnership.

Berdasarkan agenda rapat DSI Go To USA menurut jadwal Rombongan berangkat dari tanah air Indonesia menuju Amerika dalam lawatan selama satu minggu dari tanggal 1- 8 Agustus. Beberapa agenda yang dilakukan selama di USA all : terlebih dahulu bertemu Kedubes RI di Washington DC, berkunjung ke musium gedung putih, pertemuan dengan faculity of law George Washington University, pertemuan dengan ICSID word bank dan managing directur bank for development policies & partnership, dst. Serta kembali lagi ke jakarta pada tanggal 8 Agustus.

Kegiatan lawatan kerjasama ini sengaja dibangun sebagai komitmen untuk memajukan partisipasi antar lembaga baik kampus dan asosiasi untuk mencari trobosan dan lompatan untuk saling menjajaki  bangun komitmen bersama institusi upaya menghasilkan  nilai tambah. 

Didi Apriadi selaku dewan penasehat DSI  yang ikut dalam rombongan menuturkan pada media, ” ini adalah bagian dari ikhtiar kita mencari trobosan, bangun peluang kerjasama yang saling bersinergi. Hari ini melakukan patnership dengan lembaga bank dunia dalam program yang bisa dikembangkan bersama sesuai sistem hukum yang berlaku untuk percepatan dan peningkatan terhadap peluang bisnis yang ada untuk kita kembangkan bersama upaya menghasilkan nilai tambah”. Tuturnya.

Dalam forum rapat resmi bersama ICSID beliau sampaikan ; ” Pentingnya ada perwakilan Indonesia di ICSID dimana terakhir di update perwakilan Indonesia di ICSID tahun 2015 yang lalu, sudah sangat lama dan dua diantara tiga wakil tsb sudah meninggal dunia”. Terangnya.

Sementara Sabella Gayo selaku ketua umum DSI menyatakan, ” ini adalah langkah awal DSI go internasional menjadi mediator kelas dunia “. Tuturnya.

“Beliau juga sampaikan Kegiatan roadshow untuk kerjasama ini berjalan sesuai dengan jadwal semua rombongan menikmati perjalanan penuh kebahagian tanpa ada kendala dengan semangat gotong royong”. Demikian beliau sampaikan lewat pesan singkat. 4/8/22. (red)