Sinar5news.com – Bima – Ketua Pemuda NWDI Kota Bima, Agussalim memberikan apresiasi kepada pemerintah kota bima yang dinilai berhasil menekan inflasi sehingga daya beli masyarakat kota bima masih stabil ditengah berbagai daerah mengalami inflasi.
“Baru satu bulan menjabat sebagai pemimpin Kota Bima, H. Mohammad Rum berhasil mengambil langkah-langkah starategis untuk mengendalikan laju inflasi di daerah ini”, ungkap Agussalim, Jum’at (03/11/2023).
Menurut Agussalim ini bukan sekedar pujian tapi memang apa yang diprogramkan oleh pemerintah kota bima sangat membantu masyarakat yang ekonomi rendah. “dengan adanya pasar murah ini, semoga kedepannya masyarakat kota bima lebih sejahtera lagi”, ujarnya.
Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai inflasi di bulan Oktober, perbandingan kenaikan dan penurunan harga komoditas, serta data inflasi bulan November. Terlihat pada Bulan Oktober 2023, Kota Bima mengalami deflasi sebesar 0.11 persen atau terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 115.48 poin pada Bulan September 2023 menjadi 115.35 poin pada Bulan Oktober 2023.

Laju inflasi tahun kalender (Oktober 2023 terhadap Januari 2023) sebesar 1.82 persen dan laju inflasi ’tahun ke tahun’ (Oktober 2023 terhadap Oktober 2022) sebesar 2.34 persen.
Deflasi pada Bulan Oktober 2023 sebesar 0,11 persen terjadi karena turunnya IHK di Kota Bima yang ditunjukkan dengan turunnya harga pada kelompok komoditas dengan andil besar yaitu Kelompok Komoditas Makanan, Minuman, dan Tembakau sebesar 0,56 persen. Hal ini membuktikan bahwa Kota Bima telah meraih pencapaian luar biasa dalam mengendalikan inflasi
Sejak tanggal 6 Oktober 2023 hingga 31 Desember 2023, Pemerintah Kota Bima melaksanakan program pasar murah di setiap kelurahan. Dalam rangka stabilisasi harga sembako setiap minggunya dilakukan dua kali operasi pasar murah pada komoditas-komoditas utama yang menjadi penyumbang inflasi, seperti beras, minyak goreng, tepung terigu, dan gula.
Langkah-langkah yang diambil oleh Pemerintah Kota Bima sangat membantu masyarakat yang berpenghasilan rendah. Hal ini membantu mengontrol kenaikan harga komoditas, sehingga masyarakat Kota Bima dapat merasakan manfaatnya melalui stabilisasi harga.
Sementara itu PJ Wali Kota Bima, H Muhammad Rum menyatakan, “Kami berkomitmen untuk terus berupaya mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas harga komoditas penting bagi masyarakat kami. Program stabilisasi harga ini adalah langkah konkrit dalam mendukung kesejahteraan warga Kota Bima”, ungkapnya. (Red/Man)




