
Pada kesempatan tersebut Bupati minta kepada semua Organisasi Perangkat Daerah(OPD), serta pihak terkait lainnya, termasuk desa yang ada disekitar Kembang Kuning untuk membantu persiapan Desa Kembang Kuning dalam mengikuti lomba Desa Wisata tingkat nasional.
“Keberhasilan Desa Kembang Kuning juga merupakan keberhasilan Lombok Timur dan akan berimbas kepada desa-desa lainnya yang ada didaerah ini”. Terang Bupati.
Ia juga menambahkan hal yang harus selalu diperhatikan adalah soal kebersihan, desa ini harus bersih, harus ada upaya optimal mulai dari aspek kebersihan. Menurut Bupati Sukiman sisa waktu yang ada saat ini harus dimanfaatkan untuk berbenah, memperbaiki hal-hal yang masih kurang, bantuan pisik untuk keperluan tersebut diharapkan dapat difasilitasi OPD.
Penilaian Desa Wisata sesungguhnya telah dimulai sejak bulan Juli lalu, dan terdapat 4 poin dalam penilaian lomba Desa Wisata ini, yaitu atraksi dan aksesibilitas. Sumber daya manusia dalam hal ini masyarakat dan industri pendukung pariwisata, pendukung lainnya. Sepeti keberadaan Pokdarwis ( Kelompok Sadar Wisata) dan BUMDes disamping harus ada Branding.
Sementara itu Kepala Desa Kembang Kuning H.L.Sujian mengatakan dalam mengikuti lomba Desa Wisata tingkat nasional yang penilaian lapangannya akan dilakukan pada tanggal 23 – 26 Oktober 2019 mendatang. Desa Kembang Kuning sudah banyak melakukan persiapan untuk menghadapi lomba tersebut tetapi masih ada banyak hal yang harus disempurnakan seperti penataan lingkungan dan kebersihan.
“Desa Kembang Kuning sudah menyediakan tempat untuk pengolahan dan pemilahan sampah. Dan sebelumnya Pokdarwis Desa Kembang Kuning juga berhasil meraih prestasi di tingkat nasional”. Ungkap H.L.Sujian.(Bul)




