Dalam Suasan Covid-19. Lotim Terima WTP LKPD TA 2019 Dari BPKP NTB Untuk Ke Empat Kalinya

Foto : Murnan,S.pd ( Ketua DPRD Lotim). H.M.Sukiman Azmy (Bupati lotim) dan Drs.H.M.Juaini Taofik,M.AP (Sekda lotim)
banner post atas

Sinar5news.com – Selong – Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat(NTB) untuk ke empat kalinya mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian(WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Nusa Tenggara Barat (BPKP NTB) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur, LKPD TA 2019.

Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2019 (LKPD TA 2019) oleh BPKP NTB dilakukan melalui sarana video conference yang diserahkan kepada Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Sumbawa, dan Kota Bima, yang mana penyerahan LHP kepada keempat Kabupaten tersebut diwakili oleh Bupati Lombok Timur,H.M.Sukiman Azmy. Selasa (02/06/20).

Iklan

Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy dalam kesempatan tersebut menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupatan Lombok Timur berupaya dalam kegiatan pelaksanaan anggaran tahun 2019 sesuai kondisi yang dihadapi dengan tetap berpegang pada Peraturan Pemerintah No 12 tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. Bupati mengakui proses pemeriksaan berjalan dalam suasana edukatif.

Ia juga menyampaikan atas nama empat kabupaten/ Kota lainnya itu berjanji akan menindaklanjuti berbagai rekomendasi berdasarkan temuan dalam waktu yang tidak lebih dari enampuluh hari, atau sesuai ketentuan yang berlaku. Diharapkan kerjasama ke depan akan terus ditingkatkan sehingga setiap Kabupaten/ kota dapat terus mendapatkan opini WTP dan prinsip pemerintahan yang baik dapat diwujudkan.

Sementara itu Sekertaris Daerah Lombok Timur Drs.M. Juaini Taofik,M.AP mengatakan dengan adanya penilaian WTP dari BPK Perwakilan NTB sudah menunjukkan bahwa pengeloalaan anggaran sudah berjalan sesuai dengan PP No. 12 Tahun 2019.dan lotim selalu mengedepankan tiga pilar pengelolaan anggaran.

“Dengan adanya penilaian WTP dari BPKP NTB artinya kita sudah mampu meminimalisir timbulnya kerugian negara karena kita pemda Lotim selalu mengedepankan tiga pilar pengeloaan anggaran yaitu mengdepankan partisifasi, transparansi dan akuntable, sehingga wajar kalau Lotim kemudian mendapat predikat WTP dari BPK,” Ungkapnya.

BACA JUGA  Dr.(HC) Alim Markus dan Gubernur NTB. Resmikan Bangunan Madrasyah Hikmatusysyarief NW Narmada.

Sekda juga mengakui bahwa pada tahun-tahun sebelumnya yang selalu menjadi masalah dari penilaian BPK adalah masalah aset, namun semua itu sudah mampu dibenahi sehingga BPK memberikan penilaian dengan predikat WTP, dan dirinya berharap kepada semua OPD agar bekerja dengan penuh amanah, dan profesional supaya setiap tahunnya tetap menjaga predikat WTP tersebut dengan baik.

Opini WTP menunjukkan komitmen dan upaya nyata dari Pemerintah daerah untuk mendorong perbaikan pengelolaan keuangan secara lebih baik.Pemeriksaan LKPD TA 2019 BPK Perwakilan Provinsi NTB dilakukan secara online dengan wawancara, konfirmasi, dokumentasi serta prosedur alternatif cek fisik.(Bul)