Bupati Sukiman : Sekda Harus Mampun Menjadi Harmonisasi, Dinamisasi dan Fasilitasi Antara Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif.

Foto : H.M.Sukiman Azmy dan H.Rumaksi,Sj,SH (Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur)
banner post atas

Sinar5news.com – Selong – Bupati Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat(NTB) H.M.Sukiman Azmy yang didampingi Wakil Bupati H.Rumaksi,Sj,SH. Melakukan Pengangkatan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Pimpinan Tinggi Pratama Sekertaris Daerah(Sekda) Lombok Timur yang baru Drs.H.Muhammad Juaini Taofik,M.AP. Bertempat di Kantor Bupati Lombok Timur. Rabu(19/02/2020).

Pengangkatan tersebut sesuai dengan SK.Bupati Nomor : 53/821.2/43/KPSDM/2020 tentang pemberhentian dan pengangkatan pejabat pimpinan tinggi pratama sekertaris daerah kabupaten Lombok Timur dan Keputusan Presiden Nomor : 8/M tahun 2020 tanggal 13 Februari 2020 tentang pemberhentian dari jabatan pimpinan tinggi utama dan madya serta pengangkatan ulang jabatan fungsional ahli utama atas nama Drs.H.Rohman Parly,MM sebagai Widyaiswara pada pemerintah Provinsi NTB.

Foto : Saat Pelantikan Drs.H.M.Juaini Taofik,M.AP oleh Bupati Lombok Timur.

Bupati Sukiman dalam kata sambutannya pada acara pelantikan tersebut mengatakan,mengucapkan terima kasih kepada Widyaiswara ahli utama provinsi NTB yang telah menjalankan tugas sebagai sekertaris daerah Kabupaten Lombok Timur selama lebih kurang 3 tahun.
“Ucapan terimakasih dan penghargaan yang tulus saya ucapkan atas kerjasama yang baik selama 3 tahun, dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya , sehingga saya dan Bapak Wakil Bupati Lombok Timur merasa sangat terbantu dengan kelancaran tugas beliau itu,” Ungkapnya.

Iklan

Ia juga mengucapkan selamat kepada Drs.H.Rohman Farly,MM karena sekarang beliau sudah menjadi Widya Iswara ahli utama provinsi NTB jabatan yang sesungguhnya sangat mulia dan merupakan puncak jabatan bagi Widya Iswara.

Foto : Sekda Lotim Drs.H.Muhammad Juaini Taofik,M.AP

Sementara itu kepada Sekda yang baru Drs.H. M.Juaini Taofik,M.AP Bupati juga mengucapkan selamat atas kepercayaan yang telah diberikan dan akan diemban mulai hari itu setelah pelantikan. Kita semua mengetahui apa tugas pokok dan fungsi dari pada seorang sekertaris daerah.

“Kalu boleh kita akumulasikan dalam tiga hal yang pertama adalah Harmonisasi,yang kedua Dinamisasi dan yang ketiga adalah Fasilitasi. Harmonisasi itu mencakup lima aspek. Yang pertama adalah bagaimana membuat harmoni pelaksanaan tugas Bupati dan Wakil Bupati.karena banyak para pihak yang menginginkan kadang-kadang hubungan baik antara bupati dan wakil Bupatinya menjadi hubungan yang tidak harmonis,” Tuturnya.

BACA JUGA  Seekor Semut Berpesan kepada Kekasihnya

Bupati juga menambahkan itulah sebabnya dimana-mana kita lihat kadang-kadang baru 1 tahun atau 2 tahun hubungan antara Bupati dan wakil Bupati sudah tidak mesra lagi.

Foto : Drs.H.M.Juaini Taofik,,M.AP dan Istri (Sekda Lotim Yang Baru) Serta Drs.H.Rochman Farly,MM dan Istri (Mantan Sekda Lotim)

“Saya dengan kakanda H.Rumaksi sudah bertekad bulat bahwa sampai akhir pengabdian kami di Lombok Timur ini tidak boleh ada anasir-anasir yang bisa mempengaruhi hubungan yang harmoni itu menjadi kurang harmonis,” Harapnya.
Yang kedua adalah harmonisasi pelaksanaan tugas antara Bupati,Wakil Bupati dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah(Forkopimda). Disitu ada pejabat territorial komandan Kodim,Kapolres ada ketua pengadilan negeri ada kejaksaan dan pengadilan aagama.

“Kita berharap kedepan paling tidak sebulan sekali paksekda kita mengadakan pertemuan rutin mengharmonisasi antara tugas-tugas kita selaku pimpinan daerah di Lombok Timur dalam bentuk Cofee Morning atau dalam bentuk Silaturrahmi sehingga hubungan ini tetap terjalin dengan harmonis,” Pesannya.

 

Yang ketiga harmonisasi antara Bupati,Wakil Bupati,Forkopimda dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah(OPD) sejajaran Kabupaten Lombok Timur,harus dibuat harmonis tidak boleh ada kebijakan yang bertentangan dengan pelaksanaannya dilapangan yang dilakukan oleh pimpinan –pimpinan OPD.
Yang keempat adalah harmonisasi antara eksekutif dan legislative sekertaris daerah selaku ketua tim anggaran pemerintah daerah memiliki peranan penting dalam mengharmonisasi antara eksekutif dan legislative itu.

“Banyak aspirasi-aspirasi anggota Dewan,pimpinan dan ketua yang perlu dikomunikasikan dengan pemerintah daerah dan situlah keberadaan sekertaris daerah memegang peranan yang sangat penting,” imbuhnya.

Yang ke lima bagaimana mengharmonisasi antara pemerintah dengan masyarakatnya,
“Unsur yang satu,dua,tiga,empat itu semuanya adalah pemerintah tetapi bagaimana mengharmonisasi antara pemerintah dan masyarakatnya itulah poin yang kelima,catat ini baik-baik harmonisasi ada lima unsure yang harus dilakukan oleh seorang Sekertaris Daerah dalam menjalankan tugasnya,” Tegas Bupati Sukiman.

Foto : H.M.Sukiman Azmy dan H.Rumaksi,Sj,SH (Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur)

Yang kedua adalah singkronisasi dan dinamisasi banyak OPD yang maju pesat langkahnya cepat bahkan berlari, ada OPD yang ditengah-tengah dan ada OPD yang kececeran dan ketinggalan dalam menjalankan tugasnya.

BACA JUGA  Indonesia : Sebanyak 9.511 Kasus Positif Covid-19, berikut Rincian dari Usia Pasien.

“Disilah peran dari seorang sekda untuk mensinkronkan apa yang harus dilakukan oleh OPD-OPD ini dan mendinamisasikan OPD yang kurang cepat langkahnya agar ikut melangkah cepat seperti OPD yang memang larinya cepat. Itulah tugas dari seorang sekda,yang menjadi ASN tertua dan tertinggi dalam menjalankan roda pemerintahan dikabupaten Lombok timur bersama Bupati dan Wakil Bupati” Pesannya.

Yang ketiga adalah Fasilitasi, sudah barang tentu kita semua mengharapkan pasilitas yang baik, apakah itu ASN,Apakah itu masyarakat,apakah itu pimpinan OPD semuanya kita mendapatkan hal yang layak dalam menjalankan tugas kita dengan sebaik-baiknya.

“Oleh karena itu langkah-langkah kerja keras dan cerdas dan kerjasama seorang Sekda dalam rangka menjalankan tiga poin yang kita inginkan itu,agar pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan baik, harmoni baik,dinamisasi baik dan fasilitasi baik sehingga tidak ada kekecewaan yang ada dalam kehidupan masyarakat. Sehingga kesannya SUKMA (Sukiman-Rumaksi) tetap dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” Pungkasnya.(Bul)