Buletin Jum’at HAMZANWADI EDISI 80 || edisi Ramadhan 1443 H

Buletin Jum’at HAMZANWADI EDISI 80 || edisi Ramadhan 1443 H

PUASA SEBAGAI BENTUK SAYANG ALLAH KEPADA ORANG BERIMAN

Salah satu keuntungan terbesar manusia yang hidup di muka bumi ini adalah dijadikan sebagai orang yang beriman. Dengan modal iman, dia bisa memperoleh kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akhirat. Imannya dijadikan modal dalam memperoleh posisi terbaik disisi Allah SWT. dengan banyak beramal kebajikan menjalankan perintah Allah SWT.

Bila seseorang sudah mendapatkan label sebagai orang yang beriman, berarti dia telah mendapatkan posisi yang eksklusif di sisi Allah SWT. Posisi eksklusif tersebut adalah memperoleh kasih sayang penguasa alam semesta yaitu Allah SWT. Sebagaimana dalam firman-nya dalam surat Al-Ahzab ayat 43 yaitu:

وَكَانَ بِالْمُؤْمِنِينَ رَحِيمًا

“Dan Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman”

Dalam menafsirkan ayat di atas, Ibnu Katsir mengisahkan dengan menyebut riwayat yang lumayan panjang tentang kisah seorang ibu yang melihat anaknya yang masih kecil di tengah jalan bersama para sahabat. Karena khawatir anaknya diinjak oleh banyaknya orang dewasa yang ada di jalan, maka dia segera mengambil anaknya. Lanjutan kisahnya :

وَتَقُولُ: ابْنَيِ ابْنِي، وَسَعَت فَأَخَذَتْهُ، فَقَالَ الْقَوْمُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، مَا كَانَتْ هَذِهِ لِتُلْقِيَ ابْنَهَا فِي النَّارِ. قَالَ: فَخَفَّضهم رسول الله صلى الله عليه وسلم وقال:   وَلَا اللَّهُ ، لَا يُلْقِي حَبِيبَهُ فِي النَّارِ.

Dan dia berkata, “Hai anakku, hai anakku,” lalu berlari dan mengambil anaknya.
Maka para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, wanita itu tidak akan mencampakkan anaknya ke dalam api.” Lalu Rasulullah menenangkan mereka para sahabat dan bersabda: Benar tidak, dan Allah tidak akan melemparkan kekasih-Nya ke dalam neraka.

Demikian gambaran sayangnya Allah kepada hambanya. Cinta ibu yang terkenal besar dan tidak bisa dibalas dengan apapun di dunia ini, apabila dibandingkan dengan cinta Allah kepada hambanya, maka tidak ada apa-apanya. Kalau dalam pribahasa dikatakan “Jauh langit dari bumi”

Oleh karena sayangnya Allah kepada hambanya, maka dia mewajibkan kepada mereka untuk melakukan puasa Ramadhan sebagai tempat pembersihan dan penyucian diri dari dosa. Selanjutnya baca disini 👇

BULETIN JUM’AT HAMZANWADI EDISI 80

Pemuda NWDI

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA