Buletin Jum’at HAMZANWADI EDISI 59

Buletin Jum’at HAMZANWADI EDISI 59

Orang Muslim Jangan Keluar Dari Koridor Agama Dalam Merayakan Tahun Baru Masehi

Tahun baru masehi berbeda dengan tahun baru hijriyah. Tahun baru hijriyah ditandai dengan hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Kota Mekkah ke Madinah. Peristiwa ini terjadi pada 1 Muharram, tahun baru bagi kalender Hijriyah.

Sedangkan tahun baru masehi tak lepas dari sejarah penanggalan atau Tarikh Masehi. Ini merupakan penanggalan yang digunakan secara internasional oleh kalangan gereja yang dinamakan Anno Domini (AD) dihitung sejak kelahiran Isa (Yesus). 

Penanggalan masehi adalah sebutan untuk penanggalan atau penomoran tahun yang digunakan pada kalender Julian dan Gregorian. Tahun baru masehi identik dengan menyalakan kembang api, sejalan dengan pengagungan api yang menjadi tradisi Kaum Majusi (penyembah api). 

Begitupula meniup terompet yang disebut menjadi tradisi Yahudi dan membunyikan lonceng sebagai tradisi Nasrani.

Rasulullah SAW pernah bersabda:

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

Artinya: “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk golongan mereka.” HR. Abu Daud no. 4031, dishahihkan oleh Al Albani

Selain itu dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:… selengkapnya baca disini 👇

http://Buletin Jum’at HAMZANWADI EDISI 59

BACA JUGA  4 Organisasi Pecinta Alam Dilotim, Lakukan Penggalangan Dana Korban Banjir LB. Lombok

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA

BACA JUGA  Wagub NTB, Buka Pelatihan Pembuatan Pakan Ikan Berbasis Lokal. Diharapkan NTB Jadi Produsen Ikan Air Tawar Terkemuka di Indonesia.