Buletin Jum’at HAMZANWADI EDISI 36

Buletin Jum’at HAMZANWADI EDISI 36

DUA SOLUSI UTAMA COVID DALAM AGAMA

Sudah tidak bisa dipungkiri tentang keberadaan Covid yang sedang ada di tengah kehidupan masyarakat, semakin hari semakin menunjukkan eksistensi keberadaannya dengan semakin banyaknya masyarakat yang terpapar covid. Apalagi memperhatikan berbagai informasi yang tersaji dari media sosial baik itu dalam bentuk tulisan video, berita dan lain sebagainya yang menggambarkan begitu nyata dan semakin meluasnya wabah Covid di Negara Republik Indonesia. Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah untuk mengatasi wabah Covid tersebut, namun nampaknya hasil yang diperoleh belum sesuai dengan harapan yang diinginkan. Mulai dari adanya tekanan dari pemerintah supaya tetap menyuci tangan, memakai masker sampai kepada menjaga jarak, dengan mengurangi berbagai bentuk mobilitas kerumunan. Bahkan sampai menutup sebagian jalan transportasi darat dan laut sebagai upaya untuk mengurangi terjadinya kerumunan. Shalat di masjidpun ikut kena dampak dari Corona. Kuota salat berjamaah di masjid dikurangi akibat adanya himbauan untuk jaga jarak. Kuota masjid yang seharusnya berjumlah 200, berkurang menjadi 100.

Keberadaan Covid di tengah kehidupan masyarakat terasa semakin lekat, semakin seram dan menakutkan. Ditambah dengan informasi dari pihak kesehatan rumah sakit yang menunjukan semakin banyaknya pasien yang terpapar  Covid, menjadikan Corona terasa semakin dekat dengan kehidupan masyarakat, serta semakin menjadi sesuatu yang menyeramkan dan menakutkan bagi kehidupan masyarakat. Silaturahmi menjadi semakin berkurang, budaya salam jabat tangan yang sangat dianjurkan dalam agama Islam semakin ditinggalkan karena takut bersentuhan. Yang paling patal adalah munculnya cara pandang negative ditengah kehidupan masyarakat, yang satu dan yang lainnya saling mencurigai jangan-jangan terkena Covid.

     Permasalahan Covid merambah dari masalah penyakit dan kesehatan menuju masalah sosial, bahkan masalah agama. Ketakutan berlebihan berdampak kepada eksistensi aqidah. Ini adalah hal yang sangat dikhawatirkan bagi umat beragama, terutama agama Islam yang menjadikan keyakinan sebagai pondasi dalam kehidupan beragama. Jangan sampai ketakutan terhadap Covid melunturkan keyakinan terhadap keberadaan dan kemaha kuasaan Allah yang maha menciptakan segalanya. Selengkapnya baca disini..👇

http://Buletin Jum’at HAMZANWADI EDISI 36 klik disini

BACA JUGA  Aparat gabungan Weru sambangi desa Tawang dan Grogol berikan edukasi Prokes kepada warga
BACA JUGA  Buletin Jum'at HAMZANWADI Edisi 09

 

 

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA