asd

Buletin Jum’at HAMZANWADI Edisi 137 || 13 Dzulqa’dah 1444 H

Buletin Jum’at HAMZANWADI Edisi 137 || 13 Dzulqa’dah 1444 H

Nikmat Allah yang diberikan kepada manusia begitu banyak, saking banyaknya nikmat tersebut samapi – sampai manusia tidak bisa menghitung jumlahnya. Andaipun lautan dan seluruh sungai yang ada di dunia dijadikan sebagai tinta untuk menulis nikmat Allah, niscaya tidak akan pernah bisa terhitung berapa jumlahnya.

Untuk lebih memahami tentang nikmat yang berlimpah dari Allah SWT. Maka ada baiknya kita mencoba mengkaji surat Al – Kautsar yang didalamnya disinggung tentang nikmat besar anugerah pemberian Allah SWT.

Supaya mendapatkan pemahaman yang baik dan benar tentang apa yang ada pada Surat Al – Kautsar, ada baiknya kita mempelajarinya dari sisi penjelasan tafsir dari berbagai mufassir Al – Qur’an. Disini kami akan tampilkan penjelasan surat Al – Kautsar dari dua tafsir yaitu :

Yang pertama tafsir dari Li Yaddabbaru Ayatih / Markaz Tadabbur di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Umar bin Abdullah al-Muqbil, professor fakultas syari’ah Universitas Qashim – Saudi Arabia.

Dalam tafsir ini dimulai dengan menyebut muqoddimah surah al-Kautsar :
1). Surah al-Kautsar menjelaskan ( dengan keistimewaan yang dimiliki ) tentang hakikat kebaikan yang tidak akan terwujud kecuali dengan dua perkara :
-1- Pemberian yang berkesinambungan.
-2- Menghindari segala hal-hal yang dapat mencemari kebaikan.

Hamba yang berakal sehat tidak seharusnya sibuk dengan agama atau dunianya dengan mengedepankan perkara yang pertama tanpa menyeimbangkannya dengan perkara kedua. Selengkapnya baca disini 👇

BULETIN JUM’AT HAMZANWADI EDISI 137

Donasi ke Panti Asuhan Nahdlatul Wathan Jakarta melalui rekening resminya di – 32500 1002 159536 Bank BRI- atas nama PA.AS NAHDLATUL CQ SUHAIDI

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA