Buletin Jum’at HAMZANWADI Edisi 11

banner post atas

MENGISI TAHUN BARU DENGAN HAL POSITIF

Budaya tersebut apabila dipikirkan secara mendalam, jelas tidak memiliki manfaat sama sekali. Membakar petasan sama saja dengan membakar uang yang telah capek dan susah payah didapatkan dengan peras keringat berhari-hari, hilang hanya dalam hitungan detik terbakar dalam bentuk petasan. Jalan-jalan ngetrek sambil berboncengan dengan pacar merupakan salah satu kebiasaan yang bukan saja menghabiskan uang dan tenaga secara sia-sia, melainkan merupakan sebuah tindak yang menjerumuskankedalam lobang neraka melalui kesengajaan kencan pada tahun baru bersama perempuan yang bukan muhrimnya. Lebih parah lagi apabila tahun baru diisi dengan meramaikan tongkrongan menggunakan hal-hal yang mendatangkan dosa seperti kumpul bareng ramai-ramai meminum arak (khamr), sambil menggandeng pacar duduk di satu tongkrongan. 

http://BULETIN JUM’AT HAMZANWADI EDISI 11 KLIK DISINI

Iklan

Memperhatikan berbagai model budaya negatif dalam mengisi tahun baru seperti contoh diatas, membuat kita harus berfikir ulang terhadap manfaat dan mudarat bagi diri sendiri dan orang lain dari apa yang kita lakukan. Dengan menyadari manfaat dan mudarat dari budaya negatif dalam mengisi tahun baru, dapat dijadikan sebagai alat kendali pengontrol untuk mengisinya dengan hal yang lebih baik dan positif

BACA JUGA  Buletin Jum'at HAMZANWADI Edisi 18