Buka Puasa Bersama, Nuzulul Qur’an dan Santunan Anak Yatim Garda Sasak Indonesia “Media Menjalin Kebersamaan”

Buka Puasa Bersama, Nuzulul Qur’an dan Santunan Anak Yatim Garda Sasak Indonesia “Media Menjalin Kebersamaan”

Sinar5News.com – Jakarta – Pada bulan Ramadan ini banyak kaum muslimin berlomba-lomba mencari pahala dan memberikan kemanfaatan-kemanfaatan bagi mereka yang membutuhkan diantaranya anak yatim dan kaum duafa. Seperti yang telah dilaksanakan oleh Garda Sasak Indonesia (GSI) dalam acara buka puasa bersama, Nuzulul Qur’an dan santunan anak yatim pada hari Ahad, 23 Maret 2025 di Jl. Ancol 2 No. 5 Jakarta Utara.

Ketua Garda Sasak Indonesia Bapak Amiruddin beserta jajarannya menggagas acara kegiatan dengan sangat serius mengambil momentum bulan Ramadan dengan tema “merajut kebersamaan antar sesama anak bangsa di bulan yang penuh berkah”. Hal ini disampaikan dalam sambutannya pada kesempatan tersebut yang dihadiri oleh ratusan para jamaah dari Jabodetabek.

Para jamaah menikmati indahnya kebersamaan menjelang berbuka puasa

Suksesnya kegiatan buka puasa bersama ini juga didukung oleh ormas-ormas dan perkumpulan majelis Hizib diantaranya Forkabi DPD Jakarta Utara, Himalo (Himpunan Masyarakat Lombok) dan majelis Hizib Nahdlatul Wathan DKI Jakarta. Dan alhamdulillah para ketua dan jajaran dari sekumpulan organisasi tersebut ikut hadir mengikuti acara yang sangat sakral dan bermanfaat ini.

Yang membuat acara buka bersama ini bisa dikatakan luar biasa karena dirangkaikan dengan peringatan Nuzulul Quran dan santunan anak yatim yang ada di sekitarnya. Di samping itu hadir kepala lurah setempat atau yang mewakili Ust. Junaidi dan menyampaikan rasa terima kasih atas terlaksananya kegiatan ini juga permohonan maaf dari kepala lurah Ancol yang tidak bisa hadir oleh karena ada kesibukan-kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan.

DR. TGH. Muslihan Habib, MA penuh semangat menyampaikan tausiyahnya 

Selanjutnya yaitu uraian tentang Nuzulul Quran yang disampaikan oleh Dr. TGH. Muslihan Habib, MA ketua umum PW NWDI DKI Jakarta sekaligus sebagai tokoh dan ulama yang ada di komunitas orang-orang Lombok yang merantau di daerah Jabodetabek.

Dalam tausiyahnya menyampaikan tentang bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah sesuai dengan tema yang diusung oleh panitia. Dikatakan bulan penuh berkah karena ternyata banyak sekali kebaikan-kebaikan yang ada di dalamnya. Karena makna berkah sesuai dengan pandangan Imam Al Ghazali bahwa berkah artinya bertambahnya nilai kebaikan.

Karena bulan Ramadan bulan berkah, maka hendaknya kita benar-benar memanfaatkannya di sisa-sisa akhir Ramadan sekitar 6 hari ini. Bila perlu menurut beliau kita jadikan beberapa hari Ramadan ini yang diistilahkan “meletakkan batu pertama” melakukan berbagai macam keinginan dan cita-cita sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan kita.

Yang mau sukses dan berkah dalam usaha bisnisnya mulailah saat ini. Demikian juga dalam pekerjaan apapun yang ingin mendapatkan kesuksesan dan keberkahan niatkan dari saat ini. Atau ada cita-cita dan keinginan yang belum tercapai niatkan dan laksanakan mulai saat ini. In sya Allah dengan keberkahan Ramadan ini akan tercapai semua harapan dan cita-cita karena Allah berjanji akan senantiasa memberikan pertolongan dan keberkahan yang luar biasa bagi mereka yang benar-benar memanfaatkan bulan Ramadan dengan kegiatan-kegiatan yang positif dan bermanfaat.

Para anak yatim sangat senang dan bersyukur dengan santunan yang mereka terima

Setelah itu dilanjutkan dengan acara santunan kepada puluhan anak yatim yang tinggal di sekitarnya. Terlihat anak-anak yatim yang menerima santunan ini menunjukkan ekspresi bahagia, terima kasih dan bersyukur atas sumbangan dan santunan yang diberikan. Semoga Allah berkenan membalas kebaikan para donatur yang dikoordinir langsung oleh Garda Sasak Indonesia. Dan inilah bentuk kesyukuran dari para pengurus Garda Sasak Indonesia dengan memberikan santunan kepada mereka yang berhak menerimanya.

Tibalah saatnya pada acara yang dinanti-nanti yaitu buka puasa bersama dengan aneka menu istimewa diantaranya sayur ares yang menjadi ciri khas masakan Lombok, juga ada ayam, ikan dan lain-lain. Semua menu-menu tersebut terasa lezat dan nikmat serta menambah semangat untuk menjalani ibadah tarawih yang dilaksanakan setelah salat isya secara berjamaah.

Dalam salat tarawih tersebut yang bertindak sebagai muadzin Ust. Maksum (kopassus TNI AD), Bilal Ust Zul Makky, (Qari’ Nasional) S.Pdi dan imam TGH. Lalu Mumtaz, Lc. (Ketua Majlis Hizib Nahdlatul Wathan Jakarta).

Dalam pelaksanaan salat tarawih ini terasa suasana nanya seperti di Masjidil Haram Makkah Al-Mukarramah, karena bacaan Imam nya benar-benar menunjukkan kualitas yang bagus dan mirip seperti suara imam yang ada di kota suci Mekkah Al Mukaromah. Walaupun ayatnya dibaca pelan dan panjang dan salatnya pun pelan tidak terburu-buru, semua jamaah yang mengikuti terasa nikmat dan khusyuk dari awal hingga akhir. Demikian isi sambutan dari ketua umum Himalo Bapak H. Karman BM.

Setelah salat tarawih sukses terlaksana dilanjutkan dengan haflah Alquranul Karim yang dilantunkan oleh para qori nasional dan internasional yang semuanya berasal dari Lombok. Di antara yang tampil dalam haflah ini adalah TGH. Abdulkarim, SQ (Qori: Internasional), Ust
Maksum (Kopassus TNI AD Qori’ Nasional) dan Ust. Zul Makky, S.PdI ( Qari’ Nasional). Oleh karena keterbatasan waktu, maka di lain kesempatan semua Qori’ yang berasal dari Lombok yang tinggal di Jabodetabek akan menunjukkan keahliannya dalam membaca Alquran dengan lagu yang sangat indah, merdu, menyenangkan dan menenangkan.

Selamat kepada pihak penyelenggara Garda Sasak Indonesia yang telah sukses mengadakan kegiatan buka bersama ini, semoga semakin sukses dan semakin berkah dalam menjalankan program-program terbaik demi kemajuan dan kebaikan sebagai anak bangsa dalam ikut serta berkiprah memajukan Indonesia tercinta. (Amr/Red)

Bekasi, 24 Ramadhan 1446 H/24 Maret 2025 M

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA