Apresiasi Kreativitas Siswa, Kepala SPPG Pulogebang 16 Serahkan Hadiah Lomba Konten MBG di Ponpes Nahdlatul Wathan Jakarta

Apresiasi Kreativitas Siswa, Kepala SPPG Pulogebang 16 Serahkan Hadiah Lomba Konten MBG di Ponpes Nahdlatul Wathan Jakarta

Apresiasi Kreativitas Siswa, Kepala SPPG Pulogebang 16 Serahkan Hadiah Lomba Konten MBG di Ponpes Nahdlatul Wathan Jakarta

Narasumber: Ihsan Masur, S.H. (Kepala SPPG / Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Jaktim Cakung Pulogebang 16)

Waktu wawancara: Senin, 5 Oktober 2026

Lokasi Wawancara: Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta

Pewawancara: Tim Redaksi SinarLIMA

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Wa’alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.

Bisa dijelaskan dari mana dan apa tujuan kedatangannya hari ini?

Kami dari SPPG Pulogebang 16. Kedatangan kami ke sini untuk memberikan hadiah kepada para pemenang Lomba Content Creative SPPG Pulogebang 16 yang kami adakan khusus untuk lingkungan sekolah Nahdlatul Wathan, mulai dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA.

Apakah perlombaan ini merupakan program resmi dari BGN?

Kegiatan ini bukan arahan langsung dari BGN, melainkan inisiatif dari pihak dapur kami untuk mengapresiasi kreativitas anak-anak sekolah. Pertama karena kreatif, kedua punya makna tentang MBG (Makan Bergizi Gratis), dan ketiga karena semangat anak-anak. Insya Allah, rencananya kegiatan seperti ini akan kami buat setiap tahunnya.

Bagaimana kriteria penilaian dalam lomba konten kreatif ini?

Penilaiannya dilihat dari sisi yang menarik dan penuh makna, terutama yang membahas secara mendalam tentang MBG.

Apa pesan yang ingin disampaikan kepada para pemenang dan peserta yang belum berhasil?

Pesan saya untuk yang juara, jangan sombong dan harus tetap rendah hati karena ke depannya masih ada lomba-lomba berikutnya. Untuk yang belum juara, jangan berkecil hati, siapa tahu di kesempatan berikutnya bisa menjadi juara.

Bisa diceritakan peran Anda dan bagaimana operasional dapur SPPG saat ini?

Pemilik dapur adalah negara, dan saya sebagai Kepala SPPG yang ditugaskan langsung dari BGN untuk mengurus operasional dapur. Untuk seluruh anggota di dalam dapur ada sekitar 51 orang. Persiapan kerja dimulai dari jam 8 malam untuk beberapa divisi. Lalu proses pengolahan atau masak dimulai dari jam 3 pagi sampai selesai pengiriman.

Apakah pernah ada komplain mengenai rasa makanan dari para guru atau siswa?

Soal komplain makanan sejauh ini tidak ada. Kebanyakan dari guru-guru atau anak-anak hanya mengajukan permintaan (request) menu tertentu yang ingin mereka nikmati.

Apa imbauan Anda kepada para siswa terkait makanan yang disediakan?

Saya harap anak-anak sekolah bisa menghabiskan makanan yang diberikan. Mungkin ada beberapa menu yang sudah biasa kita makan sehari-hari seperti tempe dan tahu, tetapi kandungan gizi dari tempe dan tahu itu sangat besar. Jadi jangan bosan-bosan memakannya.

Adakah pesan khusus untuk tim di dapur dan para penerima manfaat?

Untuk teman-teman di dapur, saya sangat berterima kasih karena selalu standby dan bekerja keras demi anak-anak bangsa. Untuk para penerima manfaat, saya harap jangan bosan menikmati hidangan MBG, dan yang terpenting selalu menjaga keramahan serta kerja sama yang baik.

Terima kasih atas waktunya.

Wa’alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.

(Amr/Redaksi SinarLIMA)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA