Aliansi Rinjani Memanggil, Hearing Tolak Kereta Gantung Rinjani.

Aliansi Rinjani Memanggil, Hearing Tolak Kereta Gantung Rinjani.

Sinar5news.com – Selong – Wakil Ketua DPRD Lombok Timur dan Ketua Komisi IV H.Daeng Paelori,SE dan H.L.Hasan Rahman,S.Pt,M.Si menerima Hearing Aliansi Rinjani Memanggil yang merupakan gabungan dari 38 komunitas pencinta lingkungan dan pecinta alam dan pemuda. Di ruang rapat DPRD Lotim. Senin(24/02/2020).

Juru Bicara Aiansi Rinjani Memanggil mengungkap kehadirannya di Kantor dewan tersebut dalam upaya untuk menyampaikan ketidak setujuannya dengan adanya rencana pembangunan kereta gantung di Gunung Rinjani.

Foto : Peserta Hearing

“Kami dari Aliansi Rinjani memanggil secara tegas menolak rencana pembangunan kereta gantung dirinjani, meskipun ini masih dalam tarap rencana kami menolak, karena kalau sudah ada rencana pasti ada tindak lanjutnya. Bahkan persoalan ini sudah mendapatkan izin prinsip, dan saya mendapat informasi dalam pembangunan kereta gantung ini butuh 150 tiang dengan tinggi tiang 60 meter” Ungkapnya.

Sementara itu Ketua Pengurus Daerah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara(PD.AMAN) Sayadi,SH menyampaikan bahwa rencana pembangunan kereta gantung itu lebih banyak mudhoratnya dari manfaatnya, terutama dari sisi masyarakat local.

Berbicara tentang ijin yang dikedepankan adalah materi sementara pemerintah sekarang hanya melihat dari sisi materi dan dia tidak melihat dampak terutama pada kearipan local yang kita miliki.

“Saya yakin kebijakan keluarnya ijin ini orang-orang tersebut tidak paham dengan kearifan local,ketika saat ini kawan-kawan mendaki dengan secara alami sangat indah kelihatannya,tetapi ketika akan terjadi kereta gantung ini maka kearipan local itu akan hilang sedikit demi sedikit.

Jadi pada intinya kami dari PD AMAN menolak keras rencana pembangunan kereta gantung digunung Rinjani,” Papar Sayadi.

Wakil Ketua DPRD Lotim H.Daeng Paelori, setelah mendengarkan aspirasi dan pendapat dari peserta hearing yang semuanya menolak rencana pembangunan kereta gantung dirinjani tersebut.

“Terima kasih atas kedatangan adik-adik dari Aliansi Rinjani Memanggil yang secara bulat menolak kehadiran pembangunan kereta gantung itu. Tapi untuk dimaklumi bahwa kami sampai saat ini belum dapat informasi tentang hal itu,barang ini bentuknya seperti apa? Dan ini ranahnya proinsi,jadi aaspirasi ini nanti kami akan sampaikan kepada Gubernur ,” Ujarnya.

Foto : H.Daeng Paelori,SE dan H.L.Hasan Rahman,S.Pt,M.Si(Topi Putih)

Namun Daeng Paelori mengapresiasi kedatangan dari Aliansi Rinjani Memanggil yang sudah memberikan masukan terhadap sesuatu yang belum dikerjakan atau masih direncanakan oleh pemerintah.

“Saya hargai kedatangan adik-adik karena ini waktu yang tepat untuk menyampaikan aspirasinya. Dalam arti jangan menyampaikan aspirasi setelah sesuatu itu dikerjakan, berikan kita masukan pendapat terhadap sesuatu yang masih dalam tarap rencana atau belum dikerjakan. Karena kalau sudah dikerjakan terus kita diberikan masukan itu sangat sulit. Seperti kasus Pasir Besi,” Katanya.(Bul)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA