KPM PKH Kecamatan Pringgaseal,Lotim,NTB Lakukan Jalan Sehat.

KPM PKH Kecamatan Pringgaseal,Lotim,NTB Lakukan Jalan Sehat.

Sinar5news.com – Lotim – Pekan Bakti Sosial Keluarga Besar PKH(Program Keluarga Harapan) Kecamatan Pringgasela,Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat(NTB) menyelenggarakan kegiatan jalan sehat dan graduasi mandiri KPM PKH yang diikuti oleh ribuan masyarakat kecamatan Pringgasela. Sabtu(14/03/2020).

Camat Pringgasela Drs.Urip Sopian dalam kata sambutannya mengatakan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga acara Jalan sehat tersebut dapat berjalan dengan lancar. Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas Sosial Lombok Timur yang juga telah mendukung acara tersebut.
Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur H.Ahmad,S.Sos,S.KM mengapresiasi kegiatan Bakti Sosial Keluarga Besar KPM PKH. Pada kesempatan itu juga Ahmad S.Km menyampaikan bahwa mulai bulan Maret ini KPM PKH akan mendapatkan tambahan bantuan.

FOTO : Peserta KPM PKH

“Untuk dimaklumi bahwa mulai bulan maret ini,bantuan PKH itu akan mendapatkan bantuan tambahan berupa Kedelai,Sayur dan Buah,selama enam bulan yakni sampai bulan September mendatang,karena kita sekarang ini sedang perang melawan Corona,” Ungkap Ahmad.

Penambahan tambahan bantuan untuk PKH tersebut sesuai dengan perintah Presiden melalui menteri Keuangan bahwa dana KPM PKH yang semula Rp.150.000 naik menjadi Rp.200.000.

“Kenaikan ini dialokasikan untuk yang semula bapak ibu dapat beras 10 kg naik menjadi 15 kg dan ada jatah telur, Kedelai, sayuran dan buah-buahan, itu supaya masyarakat jadi sehat,dan saya berharap anggota KPM ini nantinya menjadi Anggota KPM yang Produktif,Kuat,Cerdas dan Sehat,” Terangnya yang disambut tepuk riuh dari masyarakat.

FOTO : H.Ahmad,S.Sos,S.Km ( Kadis Sosial Lombok Timur,NTB)

Ia juga menyampaikan bahwa di Kecamatan Pringgasela ada 50 KK yang sudah berubah status dari Pra Sejahtera menjadi Sejahtera dan pada hari ini akan diberikan Ijazah.

“Hari ini akan kita berikan ijazah terhadap 50 KK yang sudah lakukan Graduasi atau pindah dari status Pra sejahtera menjadi Sejahtera,sehingga kita harapkan nanti akan menjadi KPM yang mandiri dan Produktif,” Harapnya.

Ahmad juga menyinggung soal IPM Lombok Timur yang masih pada urutan ke 9 dari 10 Kabupaten kota se NTB, namun progres kita berada pada urutan ke 2 se NTB. sehingga diharapkan kalau KPM PKH ini sudah bisa mandiri dan produktif maka IPM Lombok timur akan semakin membaik, sehingga Pemerintah Kabupaten Lombok Timur akan bisa pokus pada bidang,Kesehatan,Pendidikan dan Infrastruktur.

FOTO : Peserta KPM PKH

Beberapa keluarga yang dijumpai wartawan yang graduasi dari Pra Sejahtera Ke sejahtera atau yang semula mendapatkan bantuan PKH namun saat ini mengundurkan diri untuk menerima bantuan disebabkan karena beberapa hal.
Seperti Ibu Nuraini yang sejak bulan januari 2020 ini sudah mengundurkan diri untuk menerima bantuan PKH karena merasa ada orang lain yang lebih lemah ekonominya daripada dirinya, sehingga ia melepaskan bantuan tersebut diamping itu juga katanya Suaminya sekarang sudah menjabat sebagai Kepala Pelaksana Kewilayahan(Kepala Dusun).

Sementar itu Ibu Reni Susilawati menyampaiakn bahwa dirinya secara sukarela melepas bantuan PKH tersebut karena merasa dirinya tidak cocok sebagai penerima,karena memang tiba-tiba namanya muncul sebagai penerima PKH dan dia tidak tahu siapa yang memasukkan namanya menjadi Keluarga Penerima Mamfaat Program Keluaarga Harapan(KPM-PKH).

Foto : Drs.Urip Sopian (Camat Pringgasela)

Ditempat terpisah Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur H.Ahmad,S.Km menyampaikan bahwa sampai dengan data pada tahun 2019 kemaren total Graduasi atau pemindahan secara sukarela masyarakat dari Prasejahtera kese Sejahtera sekitar 2.000 KK.(Bul)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA