Keistimewaan Doa Sapu Jagat Jadi Tema Khutbah Jumat di Masjid Hamzanwadi

Keistimewaan Doa Sapu Jagat Jadi Tema Khutbah Jumat di Masjid Hamzanwadi

Sinar5news.com – Jakarta – Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Hamzanwadi saat pelaksanaan ibadah Shalat Jumat berlangsung. Jamaah memenuhi saf-saf masjid untuk menunaikan kewajiban mingguan sekaligus menyimak khutbah yang kali ini mengangkat tema “Keistimewaan Doa Sapu Jagat.”

Khutbah Jumat disampaikan oleh Ustad Abdul Karim, sementara yang bertindak sebagai imam dalam pelaksanaan shalat adalah Ustad Muhamad Subkhi.

Dalam khutbahnya, Ustad Abdul Karim menjelaskan bahwa Doa Sapu Jagat merupakan doa yang sangat istimewa karena diajarkan langsung oleh Allah SWT dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 201:

“Rabbana aatina fid-dunya hasanah, wa fil-akhirati hasanah, wa qina ‘adzaban naar.”
(Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta peliharalah kami dari siksa api neraka.)

 

Beliau menerangkan bahwa doa ini mencakup seluruh kebaikan yang diharapkan seorang hamba, baik urusan dunia maupun akhirat. Imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan bahwa makna “hasanah fid-dunya” meliputi kesehatan, rezeki yang halal, ilmu yang bermanfaat, dan amal saleh. Sedangkan “hasanah fil-akhirah” mencakup keselamatan dari siksa kubur, kemudahan saat hisab, dan anugerah surga.

Hadist Rasulullah ﷺ yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik:

“Doa yang paling sering dibaca oleh Nabi ﷺ adalah: ‘Rabbana aatina fid-dunya hasanah wa fil-akhirati hasanah wa qina ‘adzaban naar.’”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Melalui hadis ini, beliau mengingatkan jamaah agar senantiasa meneladani Rasulullah ﷺ dengan memperbanyak doa sapu jagat dalam berbagai kesempatan.

Beliau menambahkan, doa yang tulus dan penuh penghayatan akan lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT, sebagaimana firman-Nya dalam Surah Al-A’raf ayat 55:

“Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.”

 

Khutbah ditutup dengan pesan agar umat Islam selalu menjadikan doa sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memohon keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat.

Pelaksanaan Shalat Jumat kemudian dipimpin oleh Ustad Muhamad Subkhi selaku imam, diakhiri dengan doa bersama memohon rahmat, ampunan, serta keberkahan bagi seluruh jamaah dan umat Islam.

Kegiatan berjalan dengan tertib dan penuh kekhidmatan, meninggalkan kesan mendalam bagi jamaah yang hadir bahwa Doa Sapu Jagat bukan sekadar lafaz singkat, tetapi cerminan harapan besar menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA