Sinar5news.com – Sebagai upaya untuk mencegah terjadinya banjir, warga masyarakat Kelurahan Pondok kopi Kecamatan Duren Sawit melaksanakan kerja bakti berupa bersih-bersih lingkungan, Minggu (9/2/2020) pagi.
Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di 7 RT (Rukun Tetangga) wilayah RW 04 yang ada di Kelurahan Pondok Kopi Kecamatan Duren Sawit dengan melibatkan seluruh masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan PPSU kelurahan pondok kopi .

Kerja bakti bersih-bersih lingkungan ini dipimpin langsung oleh Ketua RT dan RW 04 didampingi sejumlah perangkat Kelurahan Pondok Kopi. Fokusnya adalah melakukan pembersihan lingkungan dan saluran-saluran air yang tersumbat, terutama pasca banjir yang melanda.

“Kerja bakti bersih-bersih lingkungan ini juga dimaksudkan sebagai langkah antisipasi mencegah perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti yang membawa penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Ady Mulyadi selaku Ketua RW 04 menerangkan, kerja bakti ini bertujuan untuk mencegah dan mengurangi dampak jika sewaktu-waktu terjadi banjir. Terutama menghadapi cuaca yang sangat ekstrem, maka masyarakat harus tanggap untuk melakukan antisipasi terjadinya banjir.

“Dengan adanya kerja bakti ini, maka lingkungan akan menjadi bersih dan sehat. Jika lingkungannya sudah bersih, maka nyamuk Aedes Aegypti tidak bisa berkembangbiak. Dengan demikian, masyarakat terhindar dari penyakit DBD,” jelasnya.
Dan mengungkapkan , salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk mencegah terjadinya banjir adalah dengan membersihkan sampah yang tercecer di saluran air. Serta membersihkan saluran air yang tersumbat sehingga dapat berfungsi dengan baik dan lingkungan menjadi sehat.
“Kerja bakti ini merupakan salah satu upaya untuk merekatkan kembali tali silaturahim antar warga yang ada di Kelurahan pondok kopi. Jika masyarakat selalu rutin menjaga kebersihan lingkungan, Insya Allah banjir bisa kita cegah bersama-sama,” terangnya.
“Melalui kerja bakti ini kami mengharapkan mampu tercipta lingkungan yang bersih, sehat dan bebas dari penyakit. Disamping itu bisa mengurangi dampak banjir dan saluran air tidak tersumbat sehingga bisa langsung terserap tanah,” tegasnya.




