Sinar5news.com – Bekasi – Upacara api unggun menjadi kegiatan yang tersaji dalam agenda LDKS SMP NW Jakarta usai melaksanakan materi pos ke pos yang terdiri dari 4 pos. Pada pos pertama diisi oleh Meigovic Suparta, S.H mengenai materi pentingnya edukasi No Bullying sesama pelajar lainnya. Pos kedua diisi oleh Fajar Ardhiyansyah S.Pd dan Ustad Rudi dengan materi Peran pemimpin dalam sebuah organisasi. Pos ketiga diisi oleh Muhammad Yaqub, S.Pd dan Muhammad Luthfi, S.Pd dengan materi pentingnya Aqidah dan Akhlaq bagi pelajar sedini mungkin. Sementara di pos terakhir diisi oleh Ahmad Fauzi dan Muhammad Sidik dengan materi Mengamalkan Nilai-nilai Dasa Dharma dalam dunia Pramuka untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Upacara api unggun diikuti oleh seluruh peserta,panitia dan dewan guru SMP NW Jakarta. Upacara tersebut dipandu oleh Pembina Pramuka yakni Rohimin, S.Pd dan Ahmad Fauzi yang kemudian memilih 10 anak untuk menjadi petugas upacara api unggun.
Peserta LDKS terlihat riang dan penuh khidmat dalam mengikuti agenda tersebut. Melalui amanat yang diungkapkan oleh kepala sekolah SMP NW Jakarta, ia mengatakan kegiatan yang dilaksanakan ini bertujuan untuk memberikan pendidikan khusus bagi anak-anak didiknya dalam dunia organisasi untuk membentuk dirinya agar memiliki mental dan kemampuan untuk memimpin dirinya pribadi dan teman-temannya kelak.
“Alhamdulillahirabbil a’lami… Puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT. mudah-mudahan anak-anaku kelak kalian dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi sebagai calon pemimpin bangsa Indonesia di kemudian hari” Ungkap Sarbini.
Dalam momentum tersebut, ia juga menambahkan bagaimana pentingnya mengamalkan nilai-nilai pancasila sebagai seorang Pemimpin dalam kehidupan sehari-hari. seperti halnya membantu ibu dalam pekerjaan sehari-hari yakni menyapu, mengepel, mencuci dan membeli suatu barang kebutuhan jika diperlukan.
Nilai-nilai kedisiplinan tentu penting ditanamkan pada setiap pelajar. kedisiplinan juga harus diimbangi dengan adab sopan santun yang kemudian diterapkan dalam kehidupan di masyarakat setempat.
Oleh sebab itu, para peserta LDKS sangat memperhatikan secara detail apa yang menjadi agenda dalam kegiatan tersebut, dikarenakan ilmu yang dibekali tersebut merupakan hal khusus yang harus dipelajari sebagaimana tujuan utama dan makna dari LDKS ini.



