Kita berdekatan, tanpa kata
Diterpa debu ibu kota
Sejumlah pertanyaan ada di kepala
Siapakah kamu?
Untuk apa kita berjumpa?
Hendak kemana kita nantinya?
Dan kita,
Lebih sering memilih diam
Sebab,
Kata-kata yang keluar
akan lenyap di udara
kamu bilang apa
aku jawab apa
Kita tersesat dalam percakapan singkat
antara bekasi dan jakarta yang padat
Aku sasarkan kamu
Dan kamu sasarkan aku,
Antara jalan menuju pulang,
Dan keinginan untuk terus berjalan
Aku masih begitu ingat
Ketika kita sempat berhenti
di tengah jalan yang mungkin penuh arti
jalan Harapan Baru
Apakah kamu sekedar harapan?
atau kamu benar-benar jawaban dari Tuhan?
Entahlah
Hingga pagi ini aku belum tahu
Apakah, kamu sudah tahu?
MAJW, Fajar Menyingsing, 15 September 2023



