Mengunjungi Sekjen MUI Membangun Enterpreneur Melalui Kampus Ganesha.

Mengunjungi Sekjen MUI Membangun Enterpreneur Melalui Kampus Ganesha.

Sinar5news.com- Ciputat- Menjumpai sekjen MUI di kediamannya sekitar pukul 16.20 wib. Dir.Kerjasama dan pengembangan kampus Ganesha Sukarya Putra di dampingi wakil Dir. Samianto Muthohhar bersama Ket.NWDI Banten H.L.Husniadi  berbincang hangat seputar arah pendidikan masa depan dan kondisi kekuatan ekonomi ummat. 24/6/22
 
Banyak wejangan beliau hal membangun pondasi ekonomi ummat hendaklah dimulai sejak masih di bangku kuliah.
 
” Melihat mencermati Sunnah Rasul yang belum ditumbuhkembangkan oleh dunia pendidikan kita dan masyarakat luas adalah jiwa entrepreneur. Beda dengan negara China, Singapure, Amerika, erova. Mereka sudah sangat maju akibat penduduknya menjalankan Sunnah Rasul perniagaan. Mereka sudah diatas 20% penduduknya melakukan perniagaan. Sementara kita masih di angka 3% sangat jauh”. Tuturnya.
 
Lanjut beliau ; “Kampus itu harus dibangun dengan landasan jiwa entrepreneur perlu sejak masuk sudah ditanamkan minat bakat dan terjun lansung dalam bisnis. Pendampingan dari awal menjadi sangat penting sehingga mereka lulus menjadi bos bagi dirinya bukan menambah pengangguran “. Jelasnya.
 
Sebagai sekjen MUI beliau sangat mafhum atas kondisi keummatan dan hasil dunia pendidikan yang sangat lemah tidak mampu melahirkan kemandirian.
 
“Kampus masa depan harus dapat menjadikan mahasiswa/Inya mampu berdikari diatas kaki sendiri, bukan jadi beban orang lain. Kegiatan praktek lapangan serta memulai berbisnis  harus digalakkan sebagai program yang mesti dijalankan di kampus”. Paparnya.
Ruang Kuliah Beasiswa Khusus (KBK) Kampus Ganesha
Semantara Sukarya Putra yang menjelaskan program beasiswa kampus Ganesha yang meliputi internal dan eksternal mengajak MUI agar bisa menjadikan Ganesha sebagai alternatif pilihan karena kampus Ganesha sangat pas  sesuai dengan arahan beliau diatas.
 
“Ganesha saat ini sdh bertransformasi Menuju Universitas Ganesha Nusantara memiliki program Internasional, Unggulan, Biasa dan program KBK. Saat ini program kuliah beasiswa khusus (KBK) sedang membuka program Santri/Wati boarding yang siap nampung 500 calon mahasiswa/i berasrama. Disini nantinya akan ada binaan program interprenuer, Tahfiz, kitab kuning dan bahasa”. Demikian beliau jelaskan selaku penanggung jawab program.
 
Sebagai sekjen MUI beliau tentunya sangat syarat pengalaman cedikia akademisi ini juga kerab di sapa Buya. Kedalaman analisa beliau sangat baik sebab dibuktikan dengan terjun dilapangan.
 
” Baru saja saya pulang dari Makasar  melihat animo masyarakat yang naik haji  jalur furoda yang biayanya diatas ratusan juta dan gagal berangkat. Padahal jika ini dipakai untuk amal yang lain semisal membantu utk beasiswa, penambahan modal mahasiswa yang sedang berbisnis dst tentu akan sangat berguna untuk menumbuhkembangkan enterpreneur muda di seluruh Indonesia”. Tutur nya. (red)
 

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA