Pada peringatan hari sumpah pemuda yang penuh dengan sejarah ini, Saya selaku ketua Pemuda NWDI DKI Jakarta mengajak para pemuda dimanapun berada untuk bersama-sama merenungi begitu besarnya peran pemuda dalam segala lini kehidupan.
Dapat dikatakan, masa muda adalah masa emas yang memiliki nilai yang sangat tinggi. Didalamnya berkumpul banyak kelebihan yang tidak dimiliki pada fase (marhalah) yang lain. Diantara keunggulan alami yang dimiliki adalah : pada masa muda ada harapan, semangat, tenaga dan minat yang sangat tinggi.

Semua keunggulan tersebut, jika dimanfaatkan dengan baik akan dapat mendatangkan keuntungan yang sangat besar. Sebaliknya jika tidak dipergunakan dengan sebaik-baiknya akan mendatangkan penyesalan yang mendalam di kemudian hari.
Berusaha memanfaatkan masa muda dengan hal yang baik seperti shalat, mengaji dan belajar. Jangan pernah tinggalkan shalat, karena shalat adalah kunci kesuksesan dunia dan akhirat.
Mengisi waktu muda tak ubahnya seperti bertanam di lahan yang sangat subur. Besar kemungkinan, bercocok tanam padanya akan menghasilkan panen besar. Maka manfaatkan lahan tersebut sebelum kesuburannya hilang.
Karena dahsyatnya masa muda, maka dalam pidatonya, Da’i seribu ummat H. Zainuddin MZ menyebutkan bahwa :
“Remaja adalah masa depan kita semua. Akan bagaimana Republik Indonesia, bahkan akan bagaimana Islam di Republik Indonesia 20, 30 40 tahun yang akan datang, anak-anak kita jawabannya.
Maka menghancurkan Islam tidak usah menyegel masjid, tidak usah menutup Pesantren, tidak perlu melarang pengajian, cukup dengan meracuni remaja dan pemuda Islam, menjauhkan mereka dari agama dan ulama. Kalau mereka jauh dari agama dan ulama, tinggal menunggu pergantian generasi.
Oleh karena itu, adik-adik para remaja, para pemuda, kalian harapan kami semua, di pundak kalian kami pertaruhkan hari depan bangsa dan negara ini. Hidup cuma putaran menunggu giliran. Ada saat datang, ada waktu pergi, ada hari lahir ada saat kembali, ada hari dilantik, ada saat untuk menyerahkan Jabatan.”
Dari petikan pidato Zainuddin MZ diatas dapat disimpulkan, bahwa pemuda adalah kunci kemajuan dan kemunduran sebuah peradaban. Maka dapat dikatakan “PEMUDA SEKARANG ADALAH GAMBARAN PEMIMPIN MENDATANG.”


