TGB.Dr.TGH.M.Zainul Majdi,MA, Memberikan Orasi Ilmiah, Pada HUT Poltekpar Lombok Ke-5.

TGB.Dr.TGH.M.Zainul Majdi,MA, Memberikan Orasi Ilmiah, Pada HUT Poltekpar Lombok Ke-5.

Sinar5news.Com – Lombok Tengah – Politeknik Pariwisata Lombok merayakan hari jadi ke-5. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Gedung Amphi Theater, Rektorat Poltekpar Lombok, dan acara Dies Natalis Poltekpar Lombok Ke-5 di buka Senat Poltekpar Ramdan.Jumat (07/05/2021) 

Foto : Jajaran Senat Poltekpar Lombok – NTB.

Pada Dies Natalis itu, dihadiri juga oleh Mantan Gubernur NTB dua periode 2008 sampai 2018, TGB.Dr.TGH. Muhammad Zainul Majdi,MA yang sekaligus memberikan orasi ilmiahnya.

Dalam orasi ilmiah secara virtual itu, TGB memaparkan makna pariwisata halal. “Pariwisata itu sebenarnya sikap rileks, dan paling pokok yaitu ramah-tamah,” paparnya.

TGB mengajak semua pihak untuk mendukung kemajuan pariwisata dan terus mendorong peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) handal, memiliki adaptasi, kreativitas dan inovasi. 

“Orientasi pembangunan itu, harus melekat dengan perspektif lingkungan atau budaya. Ini adalah tumpuan masa akan datang,” kata TGB.

TGB mempertegas soal pariwisata halal, untuk meluruskan persepsi kurang tepat tentang pariwisata halal. Yakni salah satu syarat pembangunan yang baik, ketika mampu menyerap tatanan lokal yang berkembang ditempat itu.

TGB mencontohkan pariwisata di Bali, kenapa bisa berkembang? karena mampu menyerap nilai-nilai agama setempat, kemudian adat dan budaya di sana. 

Artinya di NTB, jelasnya,tidak perlu mempertentangkan nilai Islami dan konvensional. Akan tetapi, mengajak semua pihak saling menghargai perbedaan satu sama lainnya.

“Berikan kesempatan pelayanan sesuai tuntunan syariat Islam bagi wisatawan muslim, pariwisata halal ini hadir untuk melengkapi. Begitu halnya dengan pariwisata konvensional,” tutupnya.

Sementara itu, Plt Direktur Poltekpar Lombok Herry Rachmat Widjaja menegaskan, sebagai salah satu lembaga pendidikan vokasi di bawah Kemenparekraf, akan terus membuat inovasi akan kemajuan kampus.

Ini karena, Poltekpar Lombok merupakan perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vokasi di bidang kepariwisataan di lingkungan Kementerian Pariwisata. Kampus ini berada di bawah dan bertanggung jawab kepada menteri melalui deputi yang membidangi keembagaan kepariwisataan.

“Sebenarnya acaranya tanggal 9 Mei tapi, disepakati tanggal 7 Mei karena dianggap hari berkah. Terlebih di bulan Ramadan sehingga diselenggarakan dengan kedepan protokol kesehatan Covid-19,” ujarnya.

Ia memaparkan, sebagian prodi sudah terakreditasi baik, dan tahun ini akan diusahakan akreditasi perguruan tinggi, dan jumlah mahasiswa Poltekpar Lombok saat ini 1.359.

“Jumlah mahasiswa sebanyak 1.359 orang,  yang sudah wisuda perdana 314 orang dari targetkan 340 mahasiswa, dan lulusan siap kerja,” tegasnya.

Herry mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung perkembangan Poltekpar Lombok.(Bul)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA