Sinar5news.com – Bandung – Orang nomer satu Jawa Barat Ridwan Kamil temui massa buruh dan mahasiswa aksi tolak omnibus law UU cipta kerja pada kamis siang ini, didepan Gedung Sate(8/10).
Kehadiran Gubernur Jawa Barat yang akrab disama kang Emil ditengah peserta demo ini mendapat sambutan yang luar biasa dari para peserta dan simpatisan aksi penolak omnibus law. Sekitar pukul 14.10 WIB, dikabarkan bahwa kang Emil keluar dafi kantor pemerintahan provinsi Jabar.
Kemudian sebagai langkah awal terlebih dulu kang Emil beraudiensi dengan perwakilan buruh di Gedung Sate. Ditengah padatnya massa berkerumun, Emil hadir antara mereka. Ia diberikan kesempatan untuk menyampaikan hasil audiensi buruh dengan Pemprov Jabar.
Massa dari berbagai organisasi serikat buruh ini mulai berdatangan ke Gedung Sate sejak pukul 12.00 WIB, hingga memenuhi badan Jalan Diponegoro dan membuat akses jalan tertutup.
Ada beberapa poin yang menjadi dasar penolakan omnibus law, antara lain pasal tentang PHK, upah, perjanjian kerja waktu tertentu (PWKT), dan tenaga kerja asing.
Sebanyak 10 orang perwakilan buruh diterima audiensi oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, di Aula Barat Gedung Sate. Di hadapan perwakilan buruh, Ridwan Kamil menyatakan mendukung aksi buruh yang ditunjukkan dengan membuat surat kepada Presiden Joko Widodo.
“Saya sudah menandatangani surat pernyataan yang akan dikirim kepada DPR dan Presiden Joko Widodo yang isinya menyampaikan aspirasi dari buruh Jawa Barat, yaitu menolak dengan tegas omnibus law dan meminta Presiden Jokowi menerbitkan perpu,” kata kang Emil, yang juga menyampaikan isi surat itu di hadapan buruh.



