Sinar5news.com- Persoalan sampah di kota Mataram kembali menjadi keluhan bagi masyarakat yang menjadi korban ulah para oknum warga yang tidak bertanggung jawab membuang sampah sembarangan.
Hal itu dialami oleh warga komplek guru RT. 01 lingkungan kebon jaya timur monjok kecamatan selaparang kota Mataram.
“Ini sudah masalah kita di kompleks sering banjir walaupun gak ada hujan karena sampah kiriman yang menghalangi”, ucap Yanti salah satu warga komplek. Selasa 16 Maret 2021.
Diketahui bahwa komplek tersebut sering terjadi banjir di dalam rumah warga lantaran sampah kiriman dari lingkungan di atasnya yakni Monjok Culik dan Karang Taliwang.

Komplek ini sering menjadi sasaran karena letaknya berdampingan dengan telabah yang di aliri air dan sampah kiriman dari dua lingkungan diatasnya.
“Semalaman kamar tamu saya terendam air dan bagian depan seperti kolam akibat luapan air dari telabah di belakang rumah. Setelah di cek ternyata sampah banyak sekali numpluk sehingga menghalangi air”, ujar Rahman warga komplek korban banjir.
Ia mengungkapkan kekesalannya kepada warga kampung di atas yang suka membuang sampah sembarangan dan itu berulang-ulang terjadi.
“Oknum warga kampung yang buang sampah ini sangat tidak bertanggung jawab sekali. Coba bayangkan sampah bekas begawe dia buang di telabah, kasur dan bantal bekas juga di buang, ada pempers juga. Dimana di taruh otak dan hatinya orang-orang ini”, ucapnya dengan nada kesal.
Ia berharap persoalan ini mendapat perhatian dari pemerintah kota Mataram melalui dinas terkait dan kelurahan setempat.
“Perlu pemkot melalui dinas terkait atau kelurahan melakukan sosialisasi ke warga bagaimana mengelola sampah dan membangunkan kesadaran mereka agar tidak buang sampah sembarangan. Atau buatkan fasilitas pembuangan sampah yang lebih memadai di setiap lingkungan. Dan yang paling utama bagi saya adalah kesadaran dari warga masyarakat itu sendiri”, terangnya. (AH)




