Rekomendasi PW DKI Jakarta Untuk Kantor PB.

Rekomendasi PW DKI Jakarta Untuk Kantor PB.

Kunjungan PW (Pengurus Wilayah) DKI Jakarta H. Muslihan Habib, M.Ag Ke Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta tadi malam, jum’at 6/8/2020 membicarakan beberapa gerakan positif untuk kemajuan NW (Nahdlatul Wathan).

Bersama Ketua Yayasan Mi’rajush Shibyan Nahdlatul Wathan Jakarta H. M. Suhaidi, beberapa asatidz dan jamaah Nahdlatul Wathan, serta dishub jakarta selatan bapak Christianto, PW DKI Jakarta bertukar pikiran tentang gerakan kemajuan NW ke depan.

Sambil ngopi dan duduk santai, melahirkan beberapa ide-ide bagus terkait kemajuan Nahdlatul Wathan.

PW DKI membicarakan tentang pengusulan dan rekomendasi kantor PB (Pengurus Besar) Nahdlatul Wathan supaya berada di Jakarta Timur. Tidak sampai disitu, beliau juga langsung merekomendasikan tempat yang strategis dan sangat tepat untuk kantor PB. H. Muslihan Habib PW DKI Jakarta menjelaskan calon tempat kantor PB yang sangat strategis di pinggir jalan, dan dekat dengan terminal, serta bangunannya yang sangat layak dan bagus untuk kantor PB Nahdlatul Wathan.

Usulan PW DKI Jakarta terkait rekomendasi tempat kantor PB NW disambut baik oleh Ketua Yayasan Mi’rajush Shibyan Nahdlatul Wathan Jakarta dan para jamaah yang hadir. Hal ini karena tempatnya yang bagus, strategis dan dekat, serta akan lebih mudah untuk dikontrol.

Lebih lanjut beliau menjelaskan tentang kegunaan kantor PB yang bisa juga digunakan sebagai tempat kantor LAZIS Nahdlatul Wathan dan tempat pertemuan, karena memperhatikan tempatnya yang lumayan luas.

Bukan sekedar rekomendasi untuk kantor PB (Pengurus Besar) Nahdlatul Wathan, beliau juga menjelaskan tentang adanya isu informasi tentang pemberian idzin kepada setiap Ormas untuk memberikan lebel halal seperti halnya MUI (Majlis Ulama Indonesia).

Beliau berharap mudah-mudahan NW (Nahdlatul Wathan) salah satu Ormas yang terpilih dapat memberikan lebel halal. Tentu semua itu setelah melewati beberapa langkah dan persyaratan. Terangnya.
Fath.

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA