PROSES PEMBELAJARAN TAHSIN AL QUR`AN TPA AT-TAWABIN NW, VGH 2 BEKASI

PROSES PEMBELAJARAN TAHSIN AL QUR`AN TPA AT-TAWABIN NW, VGH 2 BEKASI

Oleh : Naufal Dzakwan Zakianto (Santri TPA At Tawwabin NW Bekasi)

Sebagai seorang mukmin sudah seharusnya mendalami dan memahami kitab Al-Quran, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam “Sebaik baik kalian adalah orang yang belajar Al Quran dan mengajarkannya kepada orang lain”.

Lantas apakah kita sudah bisa membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar? Apa kita yakin bahwa bacaan Al Qur’an kita selama ini sudah sesuai dengan bacaan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam? Atau Apakah kita percaya diri bahwa kita telah membaca setiap huruf dalam Al-Qur’an sesuai dengan sifat-sifatnya dan tepat pula makhrajnya? Kapan terakhir kali kita membaca Al-Qur’an sambil didengar oleh guru dan dikoreksi kesalahannya?

Jika kita belum bisa membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, belum yakin kalau bacaan Al Qur’an kita sesuai dengan bacaan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta belum percaya diri kalau kita telah membaca setiap huruf dalam Al-Qur’an sesuai dengan sifat dan makhrajnya, maka kita mesti mulai mempertimbangkan untuk belajar tahsin Al-Qur’an.

Inilah salah satu hal yang mendasari pembelajaran santri TPA At Tawabin NW Bekasi, mengingat sangat penting bagi setiap mukmin agar dapat lebih baik dalam memahami dan membaca kitab suci Al-Quran. Oleh karena itu dalam setiap pekan tepatnya hari rabu, seluruh santri dibekali dengan pembelajaran tahsin Al-Quran, dengan harapan agar kelak bacaan mereka dapat menjadi lebih baik dan bermanfaat bagi peningkatan kualitas keimanan dan ketaqwaan.

Dan alhamdulillah para santri dapat mengikutinya dengan baik, karena para pembimbing benar-benar menguasai bidang tahsin Al Quran. Juga didukung dengan situasi masjid yang kondusif dan refresentatif membuat pembelajaran menjadi asyik dan menyenangkan. Pada tahap awal guru menuliskan ayat terlebih dahulu agar santri dapat fokus dan tidak hilang konsentrasinya, kemudian diperintah untuk menulis kepada setiap individu.

Ketika kedua hal tersebut dirasa sudah cukup dan para santri telah menulis, maka dilanjutkan ketahap kedua, yakni praktek bacaan dengan bimbingan seorang guru. Pada tahap ini santri diajarkan beberapa aspek mendasar, seperti pengenalan nagham, makharijul huruf, sifat huruf maupun hukum tajwid yang ada di dalamnya. Aspek tersebut dirasa sangat penting untuk menunjang kemampuan dan pemahaman santri terkait bacaan Al-Quran. Setelah santri dapat memahami hal tersebut, para guru mulai memberikan contoh bacaan ayatnya kemudian diikuti oleh santri secara bersamaan dengan tujuan agar mereka dapat paham secara nyata dan bukan hanya sebatas teori belaka.

Kemudian setelah itu tibalah pada tahap terakhir, dimana setiap santri dites pelafalan ayat Al Quran agar kian benar dan faseh dalam membacanya. Meskipun membutuhkan waktu dan beberapa pengulangan, namun para santri tetap bersemangat dalam mengikuti pembelajarannya. Dengan tekat yang luar biasa dan keyakinan yang mantap bahwa Allah SWT menjanjikan pahala yang besar bagi orang yang mau belajar dan berusaha untuk menghafal Al Quran. Oleh karena itu, marilah kita bersama meningkatkan semangat dalam mempelajari Al Quran, dengan hati yang bersih dan ikhlas karena Allah semata.

Semoga artikel yang sederhana ini bermanfaat untuk menumbuhkan rasa cinta kepada seluruh umat islam khususnya kepada para santri TPA At Tawwabin NW Bekasi, agar lebih bersemangat mengenal serta mengetahui pedoman hidup yang sempurna yakni kitab suci Al-Quran. Dan semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan dalam mempelajari dan mengamalkan isinya sampai akhir kematian kita nanti. Aamiin ya robbal alamin.

Bekasi, 15 Rabiul Awwal 1442 H/1 November 2020 M

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA