Pesantren Ramadhan Di Masjid Syajaratun Thoyyibah

Pesantren Ramadhan Di Masjid Syajaratun Thoyyibah

Sinar5news- Jaksrta- Evaluasi tahap pertama atas jalannya pesantren Ramdhan yang lansung dipimpin ketua instruktur Ust. Samianto berjalan lancar, hidmat dalam semangat kekaryaan. Evaluasi dilaksanakan setelah solat tarawih di kantor Markaz masjid Sajaratun Thoyyibah lantai dua sebagai Markaz instruktur berdiskusi / sharing sesama rekan instruktur upaya terus menghadirkan pendampingan maksimal melayani mendidik santri tunas – tunas bangsa dengan prima.

Dalam evaluasi tahap awal ini mendengarkan laporan perkembangan anak didik selama mengikuti pesantren Ramdhan dari masa ke masa. Perkembangan baik motorik dan psikomotorik dan kemampuan akademik santri menjadi catatan penting semua instruktur untuk memantau tumbuh kembangan santri.

Dalam arahan ketua kordinator agar semua instruktur menangani melayani mendampingi penuh kasih dengan target yang sudah dicantumkan dalam modul ajar yang sudah diterbitkan oleh ketua instruktur baik program Iqra, Alquran hafalan doa doa dan hafalan ayat ayat pendek juz 30. Diharapkan selepas mereka menjadi santri ada bekas yang mendalam menjadi kebiasaan nanti setelah mereka selesai mengikuti pesantren Ramdhan.

Kebiasaan membaca Qur’an / Iqra dengan baik dan benar diteruskan di rumah mereka, kemudian kebiasaan sholat yang baik dan benar serta nilai- nilai moral Budi kemuliaan yang menjadi kebiasaan di pesantren dibudayakan setelah mereka pulang menuju rumah masing -masing dari pesantren Ramdahhan.

Dari laporan semua instruktur semua santri sangat antusias mengikuti pesantren Ramdhan; kemajuan baca tulis dan ibadah sehari hari, hapalan ayat ayat pendek juz 30, hafalan Asmaul Husna semua santri, doa doa kegiatan sehari – hari semakin berkembang, sikap prilaku yang liar sudah mulai terkoordinir. Mereka sudah mulai tertib dengan bahasa yang santun walaupun baru tiga hari.

Semua instruktur optimis target dalam materi modul ajar yang menjadi pedoman instruktur bisa sampai terealisasi dengan baik dan tuntas. Tentu ini menjadi catatan sejarah bagi pengurus DKM masjid Sajaratun Thoyyibah telah mampu menghadirkan peran dan fungsi masjid sesungguhnya; sebagai inspirasi di tanah Nusantara sebagai negara muslim terbesar dunia upaya mempercepat hadirnya Indonesia emas sebagaimana visi pemerintah NKRI.

Bahwa masjid sesungguhnya bukan hanya sebagai tempat ibadah tapi lebih dari itu sebagai Markaz pendidikan mencerdaskan ummat, pengembangan ekonomi ummat, menghidupkan nilai ajaran Pancasila untuk membangun peradaban bangsa Indonesia maju berdaya saing global sebagai negara kuat, berbudaya di jagat raya.(Red)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA