Warga di Dusun Ketapang Desa Madayin Kecamatan Sambelia Lombok Timur Nusa Tenggara Barat, Sudah beberapa bulan sedang ditimpa penyakit yang sangat aneh.
Menurut informasi masyarakat setempat, bahwa penyakit tersebut dinamakan “kukungunyah”. Demikian keterangan dari Ibu hat, masyarakat setempat yang diwawancarai oleh tim Sinar LIMA melalui video call pada 2/9/22.
Penyakit “kukungunyah” Terhitung penyakit yang unik. Rata-rata masyarakat yang ditimpa penyakit tersebut biasa mengalami sakitnya selama beberapa minggu. Biasanya setelah satu minggu atau lebih, penyakit tersebut sehat dengan sendirinya.
Orang yang terkena penyakit tersebut biasanya tidak bisa berjalan, badannya lemah, kakinya tidak kuat untuk berdiri dan jalan. Dalam bahasa lombok disebut dengan istilah “kepak”, yaitu berjalan dengan merangkak.
Walaupun diobati dengan apapun, disuntik ke dokter sampai diobati dengan herbal seperti direndam dengan air serai, direndam di pasir, tetap tidak bisa sembuh sebelum sakit tersebut dirasakan selama satu minggu atau lebih. Jelas Ibu hat yang sedang mengalami penyakit tersebut.
Uniknya lagi, orang yang sedang sakit tidak boleh dijenguk. Karena biasanya orang yang menjenguk akan tertular penyakit tersebut. “Kalau sakit urus diri sendiri”. Terang Ibu hat.
Sebenarnya informasi tentang penyakit tersebut sudah kami peroleh dari beberapa bulan yang lalu dari salah seorang warga Dusun ketapang Desa Madayin Kecamatan Sambelia yang keluarganya terkena penyakit kukungunyah, namun informasi itu kami abaikan. Setelah kami gali kembali, ternyata penyakit itu masih ada sampai sekarang 2/9/22. Mudah – mudahan penyakit ini segera diangkat dari kampung tersebut, sehingga warganya bisa hidup dengan aman dan nyaman sebagaimana biasanya. Begitu juga dengan pemerintah setempat, mudah – mudahan segera bisa menemukan solusi dari penyakit tersebut.
Demikian juga dengan Ibu hat dan keluarganya yang sedang mengalami penyakit kukungunyah, mudahan segera disembuhkan oleh Allah SWT. Aamiin ya rabbal alamiin.
Oleh : Fath




