LPOK Memperkokoh Persahabatan untuk NKRI Menebarkan Pesan Damai Penuh Cinta

LPOK Memperkokoh Persahabatan untuk NKRI Menebarkan Pesan Damai Penuh Cinta

Gema perhelatan akbar pengukuhan Lembaga Persahabatan Ormas Keagamaan (LPOK) membahana keseluruh sudut ruangan bertempat  di gedung PGI lantai lima Jakarta Pusat. Suasana pagi ini cerah walau BMKG memprediksi akan turun hujan. Menambah semarak suasana acara pengukuhan.

Acara berjalan lancar penuh persahabatan dengan semua warga bangsa tamu undangan yang hadir  sangat bersahaja  penuh kedamaian keragaman kebhinnekaan yang sudah menjadi warna Nusantara berbeda tetapi tetap satu. 11/1/20

Dalam pidato kebangsaan pengukuhan pengurus  LPOK  KH. Said Aqil memberikan wawasan yang sangat moderat penuh hikmah yang disimak dengan seksama  semua undangan dari semu imam agama, tokoh budaya. Tokoh adat, tokoh ormas serta semua undangan yang hadir all dari unsur kepolisian, perwakilan polhukam, wakil rakyat tercerahkan dengan semangat antusias peserta yang menyimak dengan penuh hidmat.

” Dalan buku benturan peradaban karya Thomas Huntington bahwa pasca perang dingin antara unisoviet dan Amerika dengan kekalahan Unisoviet ditandai dengan mundurnya dari negara2 teluk  kemudian Soviet  pecah  jadi negara negara kecil maka selanjutnya yang akan terjadi adalah perang peradaban.  testimoni karya thomas ini sudah terjadi di timur tengah yang sudah porak poranda ditimpa perang saudara. Dan agenda selanjutnya akan bermaksud mengoyang Indonesia. Mencermati demikian, harus kita bendung bersama. Indonesia tidak boleh terjadi sebagaimana yang dialami Timur tengah. Hancur perang saudara.” Demikian KH.Said sampaikan.

 Lebih lanjut beliau utarakan kondisi demikian LPOK hadir disaat yang tepat menghadang laju pergerakan mereka yang mau berbuat huru hara. Dalam kesempatan ini saya sampaikan ” pentingnya : pertama, Ukwah Wathoniyah yaitu memperkuat pondasi persatuan, memperkokoh persahabatan antara anak bangsa. Kedua, ukhuwah addiniyah artinya dalam semua agama yang harus dikedepankan adalah akhlaq kasih sayang oleh karena itu kita ummat harus lebih maju bukan sekedar toleransi lebih dari itu hadir dalam setiap kesulitan kesusahan antarsesama ummat manusia. Islam sendiri artinya selamat  salam salom jadi orang islam hendaknya menyelamatkan sekitar atau taslim pasrah jadi menebarkan salam itu adalah ajaran semua agama.
apapun kepercayaannya. Ketiga, ukwah insaniyah yang berasal dari kata  Anas anisa insan harmonis umenity jadi kita sebagai warga bangsa harus hidup harmonis bersatu dalam semua keadaan. Salah besar dan tidak ada agama yang mengajarkan kekerasan. Lempar bom dst.”

“Indonesia yang memiliki lebih tuju ratus  suku dan seribu lebih  bahasa. Dikagumi negara luar, mereka takut karena budaya kita yang kuat. Banyak negara yang datang kepada saya menanyakan : kenapa Indonesia dengan banyak pulau suku bahasa tapi mereka utuh kompak bersatu ?. Mereka negara yang sedang berkomplik di luar sana ingin damai seperti negri kita yang selalu rukun  persatu penuh cinta”. Ujar KH said menceritakan pada hadirin.

” saat ini kita terus suarakan Islam Nusantara, islam yang harmonis dengan budaya. budaya kita jadikan infrakstur untuk membangun negri. Karenanya sangat  sangat keliru bila budaya bangsa tidak jadi bahan pijak dalam membangun. Bangsa kuat hebat karena berbudaya. Kemajuan peradaban suatu bangsa sejauhmana bangsa tersebut berpegang teguh dengan nilai luhur budaya. Dalam Quran dan dikatakan 
” jangan saling caci maki karena Tuhan telah anugrahkan budaya masing-masing bangsa Yang dilahirkan.” Lalu beliau jelaskan  “Begitu juga dengan kitab suci yang lain. Agar semua imam pemuka agama harus berlaku adil pemimpin harus berlaku adil. Upaya menghadirkan keharmonisan berbangsa Bernegara. Demikian juga dengan pengikut atau penganutnya.” Ungkapnya.

“Konsep bernegara yang lagi kita bangun dan akan menjadi model dunia adalah : pertama, memperkenalkan Islam washotiyah  moderasi beragama moderat dan model ini  akan bisa dibangun dengan kecerdasan. Kedua, toleran tasammuh adalah manepastasi dari akhlaq yg baik. Yang mengedepankan budaya karena tujuan kanjeng Nabi Mu

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA