Mataram- Kebakaran yang terjadi di Desa Ntonggu, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, pada Kamis, 30 Juli 2020 yang lalu masih menyisahkan trauma bagi warga masyarakat Desa Ntonggu. Terutama masyarakat yang rumahnya rata dengan tanah yang diakibatkan oleh musibah kebakaran tersebut.
Kebakaran tersebut diketahui disebabkan oleh hubungan arus pendek dari salah satu rumah warga. Dari hubungan arus pendek tersebut kemudian menjadi sumber awal kebakaran. Puluhan rumahpun terbakar habis dan kerugian diperkirakan mencapai 1 milyar.
Dalam rangka meringankan beban korban kebakaran tersebut, LAZIS Melontar melaksanakan program sosialnya dengan berbagi rezeki kepada korban kebakaran yang bersumber dari hasil donasi para dermawan melalui LAZIS Melontar.
Koordinator pelaksana program sosial LAZIS Melontar Abdurrahman memaparkan bahwa pemberian bantuan tunai kepada korban kebakaran Desa Ntonggu tersebut sebenarnya sudah lama di agendakan namun karena ada beberapa kendala, sehingga bantuan tersebut baru didistribusikan oleh Tim LAZIS Melontar bulan ini, ungkapnya.
Pemuda yang akrab di sapa Guru Rahman ini berharap bantuan tersebut dapat memberi kemanfaatan kepada para korban kebakaran.
“Meskipun jumlah bantuannya tidak seberapa, namun mudah-mudahan bermanfaat untuk para korban”, harapnya.
Terpisah Direktur LAZIS Melontar Ahmad Fadli menyampaikan apresiasinya terhadap pengurus LAZIS Melontar yang terlibat dalam proses pengumpulan donasi untuk korban kebakaran tersebut.
“Alhamdulillah pemberian bantuan kepada korban kebakaran Desa Ntonggu Bima ini bisa terlaksana dengan baik dan saya pribadi sebagai pimpinan sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada teman-teman pengurus LAZIS Melontar yang terlibat dalam kegiatan sosial tersebut, ungkapnya.
Fadli optimis bahwa kedepan LAZIS Melontar akan menjadi lembaga yang besar dan mampu mempersembahkan yang terbaik untuk kamaslahatan ummat. (AH)




