Sekarang ini lantunan pembacaan hizib Nahdlatul Wathan sudah menggema dan menjadi rutinitas yang dilaksanakan pada setiap majlis yang ada di wilayah Kampung Gabus Singkil Desa Srijaya, Srimukti, Tambun Utara, Bekasi. Dengan semakin bergemanya lantunan pembacaan hizib ini menyebabkan tradisi hiburan (seperti maraknya hiburan dangdut) yang sudah menjalar keseluruh tempat mulai dapat diimbangi dan dirubah sedikit demi sedikit. Ini semua berkat gigihnya perjuangan IANW (Ikatan Alumni Nahdlatul Wathan) Gabus yang pernah nyantri di pondok pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta.

Setiap pelaksanaan hizib,
masyarakat sekitar begitu antusias bahkan beberapa tokoh masyarakat mengatakan sangat bersyukur dengan adanya hizib Nahdlatul Wathan yang penuh hikmah, menyebabkan hidup terasa semakin aman, tentram dan damai karena terbinanya akhlak menjadi lebih baik. Sehingga NW semakin berkembang pesat dan mengalami kemajuan dari waktu kewaktu.
Walaupun para alummni NW Jakarta khususnya yang ada di Kampung Gabus mempunyai berbagai macam kesibukan, entah sebagai pekerja, pengusaha dan lain-lain. Tetapi tidak pernah lelah dalam menyebarkan hizib Nahdlatul Wathan di Kampung Gabus.
Diantara tujuan pokok alumni mengajak masyarakat berhizib adalah untuk saling mendoakan agar selamat dan bahagia dunia akhirat. Para alumni IANW Gabus benar-benar bersyukur kepada Allah, berkat hizib Nahdlatul Wathan kampung Gabus banyak mengalami kemajuan diantaranya masyarakat Gabus makin terbina moral dan akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari.

Disisi lain berkat hizib NW kampung Gabus terselamatkan dari berbagai macam penyakit, baik medis maupun non medis. Dulu Gabus terkenal dengan kehidupan yang kurang Islami, tetapi sekarang ini sudah terlihat lebih Islami dengan banyaknya kegiatan majlis ta’lim yang digerakkan oleh para alumni NW.
Harapan kita semoga IANW Gabus tetap berpegang pada tiga motto utama dalam berjuang menegakkan agama Allah, sebagaimana yang diajarkan oleh Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid yaitu yakin, ikhlas dan istiqomah. Karena dengan tiga motto ini akan tercapai segala niat yg baik, dapat menegakkan nilai kebaikan, mempererat tali persaudaraan dan mengokohkan persatuan sesama umat Islam khususnya, sehingga keberkahan dan keridhoan Allah swt dapat tercapai dari dunia hingga akhirat nanti.
Kami dari IANW Gabus sangat berterima kasih kepada para guru-guru dan orangtua kami, khususnya Ayahanda tercinta Drs. TGKH. Muhammad Suhaidi, SQ yang telah mendidik kami dengan ilmu agama juga ilmu masyarakat, sehingga dapat mengerti tentang bagaimana berintrasi kepada sesama.
Bekasi, 28 Jumadil Akhir 1441 H/23 Februari 2020 M




