Upacara ditutup dengan pembacaan do’a yang dipimpin oleh salah satu Santri Ponpes Nahdlatul Wathan Jakarta adinda Rido. Setelah pembacaan do’a dan upacara selesai, acara dilanjutkan kepada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Maulid kali ini diadakan dengan sangat sederhana di Lapangan Pesantren dan beratapkan langit. Usai upacara, santri langsung duduk ditempat dengan beralaskan sajadah.
Pembacaan Maulid Nabi SAW diiringi dengan Hadroh yang dipimpin langsung oleh para santri, terlaksana dengan sangat Hidmat. Lantunan suara shalawat dari para guru dan santri membuat suasana menjadi semakin bersahaja.
Adapun ceramah agama pada acara Maulid kali ini disampaikan oleh salah satu santri SMA Ponpes Nahdlatul Wathan Jakarta Bahar Ibrahim.
Pada acara Maulid ini, Kiyai H. Muhammad Suhaidi mengijazahkan Do’a Nurul Hayat kepada seluruh santri, guru dan karyawan Yayasan Mi’rajush Shibyan Nahdlatul Wathan Jakarta yang hadir dalam acara tersebut.

Acara Maulid kali ini dimeriahkan juga dengan penyaksian salah seorang dari hamba Allah yang masuk agama Islam Membaca dua kalimat syahadat. Ikrar dua kalimat syahadat terlaksana dengan lancar dan penuh keharuan. Usai ikrar dua kalimat syahadat, langsung disambut dengan pelukan hangat Ahlan wa Sahlan dari para guru, menjadikan suasana terasa semakin bersahaja.

Usai pelaksanaan Maulid, acara langsung disambung kepada tampilan kreasi kesenian dan teater para siswa dari TK sampai SMA.



